KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Imbau Pengelola Masjid untuk Waspada atas Kasus Penipuan QRIS

Ganjar Imbau Pengelola Masjid untuk Waspada atas Kasus Penipuan QRIS

Ganjar Imbau Pengelola Masjid untuk Waspada atas Kasus Penipuan QRIS

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memastikan ketersediaan pangan yang cukup selama Ramadan 1444 H untuk masyarakat. Tim Pengendali Inflasi Daerah melakukan pemantauan harga untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang bulan suci Ramadan.
Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Semarang – Kasus penipuan QRIS yang terjadi di berbagai masjid di Jakarta Selatan dan Istiqlal, Jakarta Pusat mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Untuk mencegah hal serupa terjadi di Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus menghimbau pengelola masjid agar selalu waspada dan memantau QRIS kotak amal yang ada di berbagai masjid di wilayah tersebut.

Ganjar menyarankan agar kotak amal dengan barcode QRIS diletakkan di dalam masjid untuk alasan keamanan. Dia juga menegaskan agar pengelola masjid selalu memeriksa dan memastikan keaslian QRIS pada kotak amal tersebut.

“Menghimbau pengelola masjid dan memantau ulah-ulah orang yang tidak bertanggungjawab itu bagian dari kontrol, agar kita bisa memperbaiki,” kata Ganjar kepada media.

Pihak BAZNAZ Jateng juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa kembali QRIS pada kotak amal masjid.

Meskipun belum ada kasus serupa di Jawa Tengah, Pemprov Jateng akan terus melakukan kontrol dan mengambil langkah pencegahan.

Sebelumnya, aksi seorang pria yang mengganti stiker QRIS pada kotak amal di sebuah masjid di Kebayoran Baru, Jaksel, menjadi viral di media sosial. Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut dan mengungkapkan bahwa modus penipuan QRIS palsu ini menjadi modus baru penipuan yang perlu diwaspadai.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]