URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meraih penghargaan Gubernur Punakawan atas kreativitas dan inovasi dalam pemasaran dan entrepreneurship. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh MarkPlus Institute dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam Indonesian Marketing Festival (IMF) 2023 di Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Raih Penghargaan “Gubernur Punakawan” dalam Indonesian Marketing Festival 2023

Ganjar Raih Penghargaan “Gubernur Punakawan” dalam Indonesian Marketing Festival 2023

Ganjar Raih Penghargaan “Gubernur Punakawan” dalam Indonesian Marketing Festival 2023

featured-img

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Menerima Penghargaan Gubernur Punakawan atas Kreativitas dan Inovasi dalam Bidang Pemasaran dan Entrepreneurship

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, baru-baru ini menerima penghargaan prestisius sebagai “Gubernur Punakawan” atas prestasi kreativitas dan inovasinya dalam bidang pemasaran dan entrepreneurship. Penghargaan ini diberikan oleh MarkPlus Institute bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam acara pembukaan Indonesian Marketing Festival (IMF) 2023 di Kota Semarang pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Founder & Chairman MarkPlus Institute, Hermawan Kartajaya mengatakan, penghargaan Gubernur Punakawan tersebut diberikan setelah melakukan pengamatan dan penilaian selama lebih kurang 10 tahun.

Selama dua periode menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dinilai memiliki sifat atau karakter layaknya Punakawan.

“Pak Gubernur ini saya amati memang selama 10 tahun. Beliau suka bilang, saya ini Gubernur memang, tapi saya pelayan (masyarakat). Punakawan itu kalau di cerita Jawa, Mahabarata Jawa, ini memang datang seolah-olah jadi pelayan, padahal penasihat. Itu kan dikirim oleh dewa untuk membantu Pandawa. Itu (alasan) pertama,” kata Hermawan, saat ditemui seusai menyerahkan penghargaan kepada Ganjar.

Hermawan menjelaskan, dalam bukunya yang berjudul Entrepreneurial Marketing, Punakawan memiliki filosofi yang menjadi model dan inspirasi kinerja pelaku bisnis atau entrepreneur.

Model yang terinspirasi dari filosofi tokoh asli Indonesia itu, antara lain tentang konsep Creativity–Innovation–Entrepreneurial–Leadership (CI-EL) dan Productivity–Improvement–Professionalism–Management (PI-PM), sebagai pisau analisis dan pengembangan strategi di era Post Normal.

Dia menilai, Ganjar Pranowo memiliki kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan, seperti dalam konsep tersebut.

“Beliau memang kreatif bukan cuma produktif. Idenya ada saja, macam-macam. Kayak tadi, hari ini, bisa menyempatkan datang walaupun 15 menit. Itu kan harus kreatif, bukan prosedural, harus produktif. Jadi produktivitasnya justru naik, satu hari bisa ke mana-mana. Kalau itu tidak kreatif ya tidak bisa,” jelasnya.

Dalam hal inovasi, lanjut Hermawan, Ganjar juga memiliki hal itu. Ia melihat selama dua periode memimpin Jawa Tengah, Ganjar sangat inovatif dalam banyak hal. Tidak hanya melakukan improvement atau penyempurnaan, tetapi Ganjar melakukan banyak lompatan.

Kepimpinan Ganjar juga menjadi faktor bagaimana kreativitas dan inovasi itu, dapat berjalan dengan baik di Jawa Tengah.

“Entrepreneur itu harus berani mengambil risiko, melihat kesempatan, dan memang bisa bekerja sama dengan orang lain. Itu kan sifatnya Pak Ganjar. Kalau profesional itu disiplin dan lainnya. Beliau juga leader, bukan cuma manajer. Gubernur ya pasti manajer tertinggi, CEO Jawa Tengah,” katanya.

Hermawan menambahkan, dalam penyerahan penghargaan Gubernur Punakawan itu, MarkPlus Institute sengaja menggandeng Universitas Jenderal Soedirman. Sebab mereka juga memiliki kerja sama dalam bidang human entrepreneurship.

Selain Ganjar Pranowo, ada enam penerima penghargaan lain dari enam provinsi berbeda. Di antaranya Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Riau, Sumatra Selatan, dan Sulawesi Utara.

“Ada tujuh Gubernur. Jadi saya tidak melihat capresnya, tapi kalau di Jawa Timur Srikandhi karena perempuan, berjiwa punakawan. Kalau di Bali itu baladewa Kresna yang cocok di sana, lalu di Jawa Barat juga ada menurut budaya masing-masing. Jadi gubernur-gubernur ini kami hargai di tujuh provinsi ini,” katanya.

Sementara itu, saat memberikan sambutan, Gubernur Ganjar menceritakan pengalamannya, saat meminta perajin lurik untuk berinovasi dengan produknya. Misalnya, dengan memakai bahan sutra atau memadukannya dengan kain batik. Ternyata inovasi itu meledak dan diterima masyarakat.

Ganjar mengatakan, human entrepreneurship menjadi penting di masa depan. Sebab, menciptakan mesin untuk menggantikan beberapa pekerjaan manusia itu mudah, tetapi menciptakan manusia itu tidak bisa. Maka, di sinilah ia sepakat, pendidikan dan kebudayaan harus menjadi satu.

“Anak-anak kecil diajari kebudayaan, sehingga memiliki budi dan daya yang menjadikannya orang terasah. Jadi tidak hanya soal mesin, kalau mesin semua akan celaka. Yang kita takutkan adalah masa depan yang sudah lupa akan manusia. Menciptakan mesin itu gampang tapi menciptakan manusia tidak bisa. Manusia yang punya budi pekerti, manusia yang bisa memahami orang lain, apakah berbeda warna kulit, suku, agama, golongan,” kata Ganjar.

Ia mencontohkan, bagaimana kreativitas dan inovasi dilakukan oleh ASN di lingkup Pemprov Jateng terkait politik anggaran. Untuk bisa mendapatkan anggaran di tengah tahun berjalan, dibutuhkan kreativitas dan inovasi seperti menggerakkan kekuatan masyarakat. Hal tersebut juga berhasil dalam hal menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Harus ada pemikiran dan pengambilan keputusan yang cepat, untuk bergerak di samping anggaran yang sudah berjalan. Istilah saya, kita tidak bisa hanya menggunakan buku lama, kita harus menggunakan buku baru. Kita juga harus pandai memanfaatkan digital dalam banyak hal, begitu juga dengan entrepreneurship,” pungkas Ganjar.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia