URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satu hari jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Semarang 2022, Polres Semarang mendapat bantuan 135 Personil Polri. Apel penerimaan bantuan personil Polri dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak 2022 ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo di halaman Mapolres Semarang, Sabtu (29/10/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

H-1 Pencoblosan Pilkades Serentak Kabupaten Semarang, Ratusan Personil Gabungan Polres Tetangga Bantu Pengamanan

H-1 Pencoblosan Pilkades Serentak Kabupaten Semarang, Ratusan Personil Gabungan Polres Tetangga Bantu Pengamanan

H-1 Pencoblosan Pilkades Serentak Kabupaten Semarang, Ratusan Personil Gabungan Polres Tetangga Bantu Pengamanan

featured-img

UNGARAN – Satu hari jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Semarang 2022, Polres Semarang mendapat bantuan 135 Personil Polri. Apel penerimaan bantuan personil Polri dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak 2022 ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo di halaman Mapolres Semarang, Sabtu (29/10/2022).

Personil gabungan Polres tetangga itu terdiri dari Polres Salatiga sebanyak 30 personil, Polres Boyolali 30 personil, Polres Kendal 30 personil, dan Sat Brimob Batalyon A Pelopor Polda Jateng sebanyak 35 personil.

“Atas nama pimpinan dalam hal ini Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika memberikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Polres Semarang,” ujar Wakapolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo dalam amanat yang disampaikan saat apel penerimaan pasukan.

Dikatakan Sigit, bantuan personil dari Polres tetangga dan Brimob ini sebelum ditempatkan di wilayah yang melaksanakan Pilkades, telah menjalani pengecekan kesehatan oleh Dokkes Polres Semarang.

“Alhamdulillah semua dinyatakan sehat. Nanti mereka akan dibagi tugasnya. Untuk Polres Salatiga akan ditempatkan di Kecamatan Bringin, Polres Kendal di Kecamatan Sumowono, dan Polres Boyolali di Kecamatan Suruh. Sedangkan untuk Brimob stand by di Mapolres Semarang,” terangnya.

Sigit menambahkan, sebelumnya sudah diterjunkan 1.511 personil gabungan yang terdiri dari Polres Semarang, Kodim 0714/Salatiga, dan Linmas Kabupaten Semarang.

“Harapan kami dengan adanya bantuan personil dari Polres tetangga dan Brimob ini, dapat memberikan jaminan kemanan yang lebih maksimal dalam gelaran Pilkades Serentak 2022 Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan