[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Hendi Angkat Festival Kota Lama Jadi Agenda Wisata Bulan September

Hendi Angkat Festival Kota Lama Jadi Agenda Wisata Bulan September

Hendi Angkat Festival Kota Lama Jadi Agenda Wisata Bulan September

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius dengan komitmennya untuk membangkitkan kembali aktivitas pariwisata di wilayah yang dipimpinnya. Hal itu diupayakannya melalui berbagai agenda wisata yang konsisten digelar setiap bulan di Kota Semarang. Untuk itu setelah sukses menggelar Pasar Apung, Bendungan Urban Downhill, Semarjamu, dan Semarang Introduction Market di bulan Agustus, selanjutnya juga akan banyak event yang digelar di bulan September.

Salah satunya adalah Festival Kota Lama 2022 yang dimana sebelumnya selama dua tahun diselenggarakan secara online. Dengan mengangkat tema ‘Heritage Reborn’, Festival Kota Lama Semarang akan diselenggarakan pada tanggal 15 sampai 25 September 2022. Berbagai rangkaian kegiatan pun telah dirancang untuk dapat memeriahkan festival yang telah diselenggarakan selama 11 tahun tersebut.

Hendi, akrab disapa Wali Kota Semarang sendiri optimis jika Festival Kota Lama dapat semakin mengangkat tingkat kunjungan wisata ke kota lunpia. “Kami di Pemerintah Kota Semarang tahun ini telah menegaskan bahwa tidak ada bulan tanpa gelaran kegiatan. Kemarin Agustus kita sudah running beberapa event, di bulan September ini kita angkat Festival Kota Lama untuk terus dipormosikan. Semoga berhasil untuk meningkatkan kunjungan wisata,” tutur Hendi.

Sementara itu, Ketua penyelenggara Festival Kota Lama, Agus Suryono menjelaskan bahwa berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring, event tahun ini dilaksanakan secara offline dan hybrid. Banyak acara yang diselenggarakan mulai dari seni tari, kuliner legendaris, panggung atraksi budaya, jelajah Kota Lama dan aktivitas komunitas di Kota Lama dan lain sebagainya.

“Festival Kota Lama nanti adalah untuk menghidupkan Kota Lama. Karena Kota Lama ini, selama pandemi kan seperti monumen yang mati, jadi semua ini agar Kota Lama menjadi hidup, ya salah satunya melalui budaya,” tutur Agus.

Pengunjung nantinya akan menikmati berbagai rangkaian acara yang akan digelar. Beberapa di antaranya yaitu Dialog nasional pelestarian ‘Kota Semarang Lama Cagar Budaya Nasional’ Bersama BPPI serta Wayang On The Street di gedung Oudetrap yang dilaksanakan pada 16 September 2022.

Ada pula Pasar Sentiling yang berlokasi di area Metro Poin yang digelar pada tanggal 15 – 25 September 2022 yang akan berisi kuliner legendaris kota Semarang dan kuliner legendaris dari seluruh Nusantara. Acara menarik lainnya yang dipersiapkan adalah pameran Produk Unggulan UMKM yang berlokasi di Gedung Weeskamer pada 15 – 19 September 2022 untuk mempromosikan produk UMKM.

Kegiatan lainnya yang bisa dinikmati oleh pengunjung yakni Soegijazz pada 18 September 2022 yang akan menyuguhkan musisi Jazz lokal maupun Internasional. Selain itu, tanggal 23 – 25 September 2022 juga akan ada Nyiur Pagelaran Nusantara dengan menghadirkan karya-karya desainer.

Lebih lanjut, rangkaian acara terakhir pada tanggal 25 September 2022 yang diisi oleh Flashmob Orchestra & Tarian di Rumah Akar yanv merupakan salah satu lokasi instagrammable di lorong kota lama dan tanggal 24 September 2022 akan ada acara KAGAMA Karawitan kolaborasi dan Fashion Parade In Harmony. Rangkaian ini akan mengangkat budaya dan kearifan lokal yang selama ini turut menjadi bagian dan menghidupkan Kota Lama Semarang.

Di sisi lain, Agus menjelaskan Festival Kota Lama menjadi satu agenda event nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Event nasional itu ada sekitar 100-an dan kami ini salah satunya,” tegas Agus.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px