URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Semarang mengikuti upacara Hari Santri Nasional 2025 di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Rabu (22/10/2025). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan peran besar santri dalam pembangunan daerah dan menyerahkan sertifikat tanah wakaf sebagai bentuk dukungan terhadap lembaga keagamaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

HSN 2025, Bupati Semarang: Santri Punya Andil Besar Jalankan Roda Pemerintahan

HSN 2025, Bupati Semarang: Santri Punya Andil Besar Jalankan Roda Pemerintahan

HSN 2025, Bupati Semarang: Santri Punya Andil Besar Jalankan Roda Pemerintahan

Ribuan santri mengikuti upacara Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Semarang di Alun-Alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (22/10/2025). Foto: win
Ribuan santri mengikuti upacara Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Semarang di Alun-Alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (22/10/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Semarang memadati Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (22/10/2025). Dengan mengenakan busana khas santri berupa sarung, baju koko berwarna putih, songkok warna hitam dan gamis, mereka dengan khidmat mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang berlangsung penuh semangat.

Selain para santri, guru madrasah, pengurus pondok pesantren, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang turut mengikuti upacara.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang hadir sebagai pembina upacara menyampaikan apresiasi atas kiprah para santri dan pondok pesantren dalam membentuk generasi bangsa yang berilmu dan beradab.

“Kami mendukung program-program yang sudah ada, termasuk Peraturan Daerah yang berkaitan dengan pesantren,” ujar Ngesti.

Menurut Ngesti, peran para santri dalam pemerintahan dan pembangunan sangat besar. Banyak alumni pondok pesantren kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pejabat publik, anggota DPRD, tenaga kesehatan, hingga pendidik.

“Kontribusi mereka luar biasa dalam membangun Kabupaten Semarang. Roda pemerintahan bisa berjalan dengan lancar salah satunya karena dukungan para santri,” tegasnya.

Pemkab Semarang juga telah menyiapkan berbagai bentuk dukungan untuk penguatan lembaga pendidikan keagamaan di daerahnya. Bantuan itu mencakup beasiswa bagi siswa SD, MI, MTs, hingga MA, serta bantuan rehabilitasi bangunan pondok pesantren dan tempat ibadah.

“Kami juga berterima kasih kepada para alim ulama dan kiai yang telah mendidik para santri agar memiliki ilmu dan adab. Harapan kami, para santri dapat terus memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan bangsa dan negara,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ngesti juga menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah wakaf kepada sejumlah perwakilan pondok pesantren. Ia menyebut penyerahan itu merupakan bagian dari program bersama antara Pemkab Semarang, Kementerian Agama, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Sertifikat yang kami serahkan hari ini hanya sampel. Secara keseluruhan ada sekitar 500 sertifikat wakaf yang sedang diproses melalui kerja sama dengan Kemenag dan BPN,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga