URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bappeda Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa Fiskom UKSW sebagai apresiasi atas kontribusi dalam upaya pencegahanan stunting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ikut Cegah Stunting, Mahasiswa di Salatiga ini Dapat Penghargaan dari Bappeda Salatiga

Ikut Cegah Stunting, Mahasiswa di Salatiga ini Dapat Penghargaan dari Bappeda Salatiga

Ikut Cegah Stunting, Mahasiswa di Salatiga ini Dapat Penghargaan dari Bappeda Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Bappeda Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa Fiskom UKSW sebagai apresiasi atas kontribusi dalam upaya pencegahanan stunting.

Dalam pertemuan di Ruang Rapat Fiskom, Kepala Bidang Perencanaan Kesejahteraan Rakyat, Bappeda Salatiga, Armita Devi Latifardani, S.E., mengapresiasi kontribusi dosen dan mahasiswa Fiskom UKSW terkait penyusunan Policy Brief Pencegahan Stunting di tujuh kelurahan di Kota Salatiga. “Kerja sama Bappeda dan Fiskom kali ini melalui Mata Kuliah Advokasi, Mediasi, dan Negosiasi pada Semester Ganjil Tahun 2022/2023 kemarin. Dari mata kuliah tersebut kami sangat banyak dibantu untuk memotret kondisi masyarakat khususnya terkait kasus stunting di tujuh kelurahan,” imbuhnya Kamis (26/1/2023).

Mengutip rilis yang dikirim pihak kampus, kolaborasi dalam pencegahan kasus stunting di kota Salatiga, dijelaskan Armita, bukan kali pertama digelar Bappeda bersama Fiskom UKSW Salatiga. Namun, kolaborasi kali ini cukup berbeda karena bisa menghasilkan Policy Brief Pencegahan Stunting.

Dekan Fiskom UKSW Salatiga sekaligus pengampu Mata Kuliah Advokasi, Mediasi, dan Negosiasi, Drs. Daru Purnomo, M.Si., menyebut kolaborasi ini dirancang sebagai bentuk kontribusi Fiskom dalam percepatan penurunan angka stunting. Oleh sebab itu, melalui mata kuliah yang didukung dengan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Daru Purnomo mengajak mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata.

“Kami menerjunkan 43 mahasiswa di bawah arahan Bappeda ke tujuh kelurahan yakni Randuacir, Tingkir Lor, Blotongan, Kauman Kidul, Kumpulrejo, Noborejo, dan Kecandran untuk melihat lebih dekat kasus stunting yang terjadi selama satu semester. Dari situ dihasilkan policy brief yang kemudian pada saat diseminasi disaksikan oleh pihak kelurahan. Harapannya hal tersebut dapat menjadi salah satu pedoman penurunan angka stunting sesuai dengan arahan Pj Walikota Salatiga pada 2024 mencapai nol persen,” jelasnya.

Rr. Sri Rejeki Anggraeni Kartodinoto, salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini merasa sangat bersyukur karena banyak manfaat yang diperoleh. Salah satunya disebutkan oleh mahasiswi Program Studi Sosiologi Angkatan 2020 ini jika dirinya kini menjadi tahu sejumlah cara mencegah stunting.

“Seperti dalam video pencegahan yang saya susun bersama rekan satu tim, kami fokus dengan pencegahan sejak usia remaja. Akan lebih baik jika generasi muda sudah paham bahaya stunting dan mempersiapkan rencana pernikahan dengan matang,” ujar gadis yang akrab disapa Anggi ini.

 

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga