KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Imbas Pandemi, Sejumlah Hotel di Bandungan Dijual

Imbas Pandemi, Sejumlah Hotel di Bandungan Dijual

Imbas Pandemi, Sejumlah Hotel di Bandungan Dijual

Sebuah hotel di kawasan Bandungan tampak sepi terkena imbas pandemi, Rabu (9/6/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Kembali melonjaknya kasus Covid-19 membuat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Semarang resah. Pasalnya, pemerintah setempat kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) termasuk pada sektor pariwisata.

Ketua PHRI Kabupaten Semarang Fitri Rizani saat ditemui di Bandungan, Rabu (9/6/2021) menuturkan PPKM yang diterapkan kali ini tentu menjadikan industri pariwisata dan perhotelan terpukul. Sebab, di saat mulai bangkit justru harus dibatasi kembali. Bahkan, tidak sedikit pengusaha perhotelan yang menjual hotel miliknya karena tidak sanggup membayar biaya operasional hotel dan juga gaji karyawannya.

Ia yang juga memiliki hotel keluarga mengaku tingkat okupansi dalam satu bulan selama pandemi di bawah 10 persen. Meski demikian, pihaknya tetap mendukung apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah daerah untuk menekan penularan Covid-19. Jika angka kasus berhasil ditekan, tentu sektor pariwisata juga akan kembali mendapatkan angin segar.

Sebelumnya Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengeluarkan Instruksi Bupati No.14 Tahun 2021 yang mengatur tentang PPKM, termasuk penutupan sementara lokasi wisata, peniadaan pembelajaran tatap muka, pembatasan jumlah pengunjung restoran, peniadaan acara resepsi pernikahan dan sebagainya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]