URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Proyek nasional berupa pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen masih terus berjalan. Di wilayah Kabupaten Semarang, saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembebasan lahan. Rencananya ruas tol tersebut akan melintasi 14 desa/kelurahan di tiga kecamatan yakni Jambu, Ambarawa dan Bawen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ini Progres Proyek Tol Yogyakarta-Bawen yang Melintasi Kabupaten Semarang

Ini Progres Proyek Tol Yogyakarta-Bawen yang Melintasi Kabupaten Semarang

Ini Progres Proyek Tol Yogyakarta-Bawen yang Melintasi Kabupaten Semarang

featured-img

UNGARAN – Proyek nasional berupa pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen masih terus berjalan. Di wilayah Kabupaten Semarang, saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembebasan lahan. Rencananya ruas tol tersebut akan melintasi 14 desa/kelurahan di tiga kecamatan yakni Jambu, Ambarawa dan Bawen.

Anggota Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kepentingan Umum Kabupaten Semarang Zainal Arifin mengatakan 14 desa/ kelurahan yang akan dilintasi yakni Kandangan, Bawen, Doplang, Baran, Kupang, Pasekan, Panjang, Ngampin, Jambu, Gondoriyo, Kuwarasan, Kebondalem, Bedono dan Gemawang.

“Pembebasan tanah sudah final, namun untuk pembayaran belum,” ungkapnya di Ungaran, Rabu (24/8/2022).

Dikatakan Zainal saat ini pihaknya tengah melaksanakan pengukuran beserta identifikasi di atas tanah, meliputi bangunan dan tanaman di empat desa.

“Karena kami mulai dari seksi VI, kita mulai bangun dari Bawen ke arah selatan. Pengukuran dan identifikasi sudah dilakukan di wilayah Kandangan, Bawen, Doplang dan Kupang,” jelasnya.

Selain pengukuran, Zaenal menambahkan bahwa pihaknya juga tengah melakukan sosialisasi ke sejumlah desa terkait dengan pembangunan tol tersebut. Total luasan yang akan dikerjakan untuk proyek tol sejumlah 2.348 bidang lahan. Selama proses pembebasan lahan, terdapat bangunan, makam, atau fasilitas umum yang akan direlokasi.

“Sekolahan ada dua, yaitu SDN Kandangan 2 dan SDN 1 Bawen. Sedangkan makam ada tiga di Bawen, Ngampin dan Kebondalem,” ungkapnya.

Untuk diketahui, uang ganti kerugian (UGK) di wilayah Kabupaten Semarang pada seksi VI mencapai sekitar Rp 1.2 triliun dan untuk seksi V mencapai sekitar Rp 1.7 triliun. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga