KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Insiden Perawat dan Keluarga Pasien, Pihak RSGM Ambarawa Sepakat Tak Ambil Jalur Hukum

Insiden Perawat dan Keluarga Pasien, Pihak RSGM Ambarawa Sepakat Tak Ambil Jalur Hukum

Insiden Perawat dan Keluarga Pasien, Pihak RSGM Ambarawa Sepakat Tak Ambil Jalur Hukum

Kabag TU RSGM Ambarawa Ganti Sumiyati Wahyuningsih saat memberikan keterangan kepada awak media belum lama ini. (Foto/IST)

UNGARAN – Kericuhan yang terjadi antara keluarga pasien Covid-19 dengan perawat Rumah Sakit Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa pada Jumat (23/7/2021) lalu berakhir damai.

Pihak rumah sakit memutuskan memaafkan pelaku dan tidak mengambil langkah hukum. Demikian disampaikan oleh Kabag Tata Usaha RSGM Ambarawa, Ganti Sumiyati Wahyuningsih saat memberikan keterangan belum lama ini.

Dijelaskan, pihak rumah sakit dan pelaku telah menempuh jalur mediasi yang diupayakan oleh Polsek Ambarawa. Ganti menjelaskan, alasan pihak rumah sakit memaafkan pelaku dikarenakan alasan kekeluargaan.

Pihak rumah sakit bersyukur tidak ada yang mengalami cedera serius dalam insiden tersebut. Sementara terkait gunting yang digunakan pelaku, Ganti menegaskan bahwa itu gunting milik rumah sakit yang sebelumnya digunakan oleh pihak keamanan rumah sakit untuk bekerja.

Kepala Bidang Hukum dan Politik Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Semarang Purwadi menjelaskan pihaknya juga sepakat dengan keputusan RSGM Ambarawa untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum. Menurutnya tidak ada unsur penyerangan sebab perawat yang dimaksud berusaha merebut gunting yang dibawa oleh pelaku yang mengakibatkan tangannya terluka. (win)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px