RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Isi Kegiatan Jeda Semester, Puluhan Siswa Ikuti Fun Tubing di Sungai Muncul

Isi Kegiatan Jeda Semester, Puluhan Siswa Ikuti Fun Tubing di Sungai Muncul

Isi Kegiatan Jeda Semester, Puluhan Siswa Ikuti Fun Tubing di Sungai Muncul

Sedikitnya 65 siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Izzatul Islam Getasan, Selasa pagi (14/6) mengisi kegiatan jeda semester dengan bermain tubing. Tubing dilaksanakan di sungai Muncul, Kecamatan Banyubiru dengan dipandu oleh tim dari karangtaruna setempat.

Wisata susur sungai menggunakan ban ini menempuh jarak sekitar 3 km dengan waktu tempuh hingga 40 menit. Sebelum menyusuri sungai, para siswa terlebih dahulu memakai pelampung dan helm. Pemandu juga memberikan pengertian secara teknis agar kegiatan berjalan aman.

Dwi Pujiyanto, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan mengatakan bahwa kegiatan outing class dengan fun tubing ini baru diadakan setelah pandemi. Kegiatan ini menjadi program pembelajaran bagi siswa secara langsung di lapangan. Selain itu juga sebagai refreshing setelah para siswa mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT).

“Ini kegiatan outing class pertama kali setelah pandemi. Di sekolah kami memang sudah terprogram pembelajaran di luar kelas agar memberikan pengalaman kongkrit kepada siswa. Kegiatan seperti ini juga ditunggu-tunggu oleh siswa karena seru sekaligus sebagai refreshing,” kata Dwi Pujiyanto.

Maylina (12), salah satu siswa kelas VII A mengaku senang dengan kegiatan outing class ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Para peserta puas bermain air yang jernih bersumber dari mata air. Selain itu, para peserta juga mendapatkan welcome drink dan gorengan. Aneka jajanan juga tersedia dengan harga yang murah.

“Wow, seru banget. Coba kalau lebih panjang lagi susur sungainya. Kan akan lebih lama dan mengasyikkan. Tapi puas sih bermain air yang jernih. Bisa fresh,” pungkas Maylina.

Suasana kemeriahaan saat susur sungai (Vidio by Dwi)

Nuryadin (47), salah satu pengelola mengatakan wisata tubing sudah mulai ramai lagi. Setiap hari selalu saja ada pengunjung yang berkunjung mencoba wisata air ini. Lebih-lebih pada waktu weekend. Para pengunjung bisa ratusan dari banyak kota bahkan di luar provinsi Jawa Tengah.

“Iya, sudah ramai mas. Alhamdulillah, pandemi kan sudah melandai. Wisata tubing ini dikelola oleh anak-anak karangtaruna. Setiap hari ada saja pengunjung yang berwisata baik individu, keluarga, ataupun kelompok. Apalagi kalau weekend, ratusan pengunjung,” kata Nuryadin.

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama