URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 8.000 benih ikan mujair ditebar di kawasan dermaga nelayan Rawapening, tepatnya di lingkungan Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Minggu (13/2/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jaga Ekosistem, Ribuan Benih Ikan Ditebar dan Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Kawasan Danau Rawapening

Jaga Ekosistem, Ribuan Benih Ikan Ditebar dan Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Kawasan Danau Rawapening

Jaga Ekosistem, Ribuan Benih Ikan Ditebar dan Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Kawasan Danau Rawapening

featured-img

UNGARAN – Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan danau Rawapening, Kabupaten Semarang. Salah satunya adalah dengan menebar sebanyak 8.000 benih ikan mujair di kawasan dermaga nelayan Rawapening, tepatnya di lingkungan Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Minggu (13/2/2022).

Pelepasan benih ikan mujair itu dalam rangka HUT PDIP ke-49 yang dilakukan oleh anggota Fraksi PDIP DPR RI sekaligus anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Nusandari Roosdiono, didampingi Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, beserta sejumlah anggota FPDIP DPRD Kabupaten Semarang.

Tuti mengatakan, pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari usaha menjaga keberlangsungan ekosistem. Sebab permasalahan lingkungan yang terjadi di danau alam ini telah mempengaruhi habitat ikan asli danau Rawapening.

“Secara sosial ekonomi, kondisi ini tentu juga mempengaruhi pendapatan para nelayan. Harapan kami ini bisa bermanfaat mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Anggota Komisi IX DPR RI ini juga menyampaikan, sesuai dengan instruksi Ketua Umum (Ketum) PDIP, dalam rangka HUT partai kali ini memang didorong langkah-langkah untuk mendukung rehabilitasi lingkungan dan pelestarian alam. Dengan demikian alam senantiasa akan memberikan kemanfaatan yang berkelanjutan kepada masyarakat.

Sementara, Ngesti Nugraha menuturkan, selain pelepasan benih ikan ini, juga diberikan bantuan lebih dari 4.000 ekor benih ikan kepada para kelompok tani dan nelayan yang ada di Desa Bejalen. Melalui bantuan ini, nantinya dapat membantu menigkatkan perekonomian warga desa setempat.

Selain itu, untuk mendukung ketahanan lingkungan, juga dilakukan penanaman pohon di sepanjang sempadan sungai yang megalir di wilayah Bejalen serta penyerahan bibit tanaman produktif kepada warga untuk ditanam di lingkungan desa mereka.

“Upaya ini dinilai penting untuk mewujudkan daya dukung lingkungan dan kualitas kehidupan yang lebih baik.
Terlebih Desa Bejalen yang berada di pinggir Rawapening menjadi muara sejumlah sungai. Maka daya dukung lingkungannya harus terus dilestarikan,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved