KABAR RASIKA

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Pembukaan Forum CJIBF ke-10 di Kota Semarang

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri baru di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Saat membuka gelaran Central Java Investment Business Forum 2026 di Semarang, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi di tengah upaya mendorong pertumbuhan investasi. Menurutnya, Bank Indonesia terus menjaga inflasi dan stabilitas nilai tukar agar dunia usaha tetap bergerak, sekaligus memastikan likuiditas cukup bagi sektor produktif.

Selain itu, digitalisasi pembayaran melalui QRIS dan penguatan ekosistem ekonomi digital juga terus diperluas agar UMKM semakin efisien, mampu memperluas pasar, hingga menembus pasar global.

Ia juga menekankan pentingnya pendalaman pasar uang dan pasar keuangan untuk memperkuat pembiayaan investasi nasional. Aida menyebut UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional dan sumber pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, sehingga UMKM Grande 2026 bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari strategi mendorong UMKM naik kelas, go digital, dan go global. Menurutnya, investor saat ini mencari tiga hal utama, yakni kepastian, efisiensi, dan keberlanjutan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, kementerian, dan dunia usaha menjadi kunci memperkuat daya saing investasi Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, saat ini Jawa Tengah tidak hanya menyiapkan dua kawasan industri, melainkan telah mengusulkan 12 kawasan industri baru yang tersebar di sejumlah kabupaten.

Beberapa daerah yang disiapkan antara lain Kebumen, Cilacap, Banyumas, Sragen, Demak, hingga Rembang.

“Banyak kawasan industri yang kita siapkan dan meminta pendampingan pemerintah pusat agar lebih cepat, sehingga investor lebih leluasa dan tempatnya sudah siap,” kata Ahmad Luthfi dalam gelaran CJIBF 2026 dan UMKM Grande 2026.

Menurutnya, fondasi ekonomi yang kuat menjadi syarat utama membangun kepercayaan investor terhadap Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Karena itu, pemerintah daerah terus menyiapkan proyek investasi yang matang dan siap ditawarkan kepada investor atau project ready to offer.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan investasi nasional. Dengan luas wilayah dan potensi kabupaten/kota yang besar, jumlah kawasan industri di Jawa Tengah dinilai masih perlu ditambah.

“Kawasan industri menjadi salah satu strategi mempercepat pertumbuhan investasi. Jawa Tengah masih memiliki ruang besar untuk menambah jumlah kawasan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan infrastruktur yang terhubung langsung dengan sentra investasi dan kawasan industri, termasuk penguatan jalur logistik di Jawa Tengah.

Selain itu, Kementerian Investasi juga menyiapkan program yang memungkinkan pelayanan perizinan dilakukan langsung di kawasan industri. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses perizinan dan mempermudah pelaku usaha menjalankan bisnis.

Todotua menyebut, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu provinsi dengan capaian realisasi investasi tertinggi secara nasional. Tingginya investasi disebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang kini mencapai sekitar 5,7 persen.

Pada triwulan pertama 2026, nilai investasi di Jawa Tengah disebut telah mendekati Rp23 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai sekitar 95 ribu orang. Sementara sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp114 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 284 ribu orang.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Untuk menumbuhkan ekonomi diperlukan kolaborasi antara media, institusi, pemerintah provinsi, dan penguatan kualitas UMKM secara komprehensif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho mengatakan, CJIBF 2026 dan UMKM Grande menjadi ajang promosi investasi sekaligus produk unggulan daerah.

Menurutnya, promosi tidak akan berhenti di tingkat nasional. Bank Indonesia juga akan membawa potensi investasi dan produk unggulan Jawa Tengah ke pasar internasional melalui jaringan kantor perwakilan di luar negeri.

Selain promosi investasi, Bank Indonesia juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program peningkatan keterampilan dan beasiswa guna menciptakan SDM unggul yang mampu mendukung pertumbuhan industri dan investasi di Jawa Tengah.

CJIBF adalah Forum bisnis tahunan yang dipelopori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah ini resmi dibuka oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Senin 11 Mei 2026 di Semarang.

BACA JUGA :

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan MGMP IPS Kota Semarang menggelar LINTAS CBP Rupiah tingkat SMP di Kantor BI Jateng, Kamis (29/10/2026). Kompetisi yang diikuti 246 siswa dari 123 sekolah ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
246 Pelajar Semarang Ikuti Kompetisi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat...
Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW di Salatiga, Kamis (29/10/2026), menghadirkan lebih dari 45 stan UMKM yang menawarkan produk kerajinan, kuliner, bunga, dan merchandise. Kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
45 Stan ikut Ramaikan Wisuda UKSW, Peluang UMKM Salatiga lebih Terbuka
Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW di Salatiga, Kamis (29/10/2026), menghadirkan lebih dari 45 stan UMKM yang menawarkan produk kerajinan, kuliner, bunga, dan merchandise. Kegiatan ini membuka peluang bagi...
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menutup Porprov XVII Jateng 2026 di Stadion Kebondalem, Kendal, Jumat (30/10/2026). Ia mengumumkan Kedu Raya sebagai calon wilayah tuan rumah Porprov XVIII 2030, meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen. Persiapan venue serta evaluasi keselamatan atlet menjadi perhatian untuk penyelenggaraan berikutnya.
Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menutup Porprov XVII Jateng 2026 di Stadion Kebondalem, Kendal, Jumat (30/10/2026). Ia mengumumkan Kedu Raya sebagai calon wilayah tuan rumah Porprov XVIII...
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat...
Bus PO Tunggal Dara bernomor polisi AD 7458 OG terbakar di KM 439.800 Tol Bawen-Ungaran, wilayah Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Seluruh 18 orang yang terdiri atas 15 penumpang dan tiga kru berhasil dievakuasi sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Aksi Heroik Sopir Bus Tunggal Dara Selamatkan Penumpang Sebelum Api Melalap Bus di Tol Bawen
Bus PO Tunggal Dara bernomor polisi AD 7458 OG terbakar di KM 439.800 Tol Bawen-Ungaran, wilayah Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Seluruh 18 orang yang terdiri atas...
Muat Lebih

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
[pekok2]