URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang warga Tegalrejo, Salatiga, Bogey Ardian Warsito Putro (44), meninggal mendadak saat jogging di Jalan Raya Semarang–Surakarta, Selasa (14/4/2026) sore. Korban tiba-tiba terjatuh setelah berlari dan diduga mengalami serangan jantung, lalu dinyatakan meninggal di RSUD Kota Salatiga usai mendapat pertolongan warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jogging Sore Sendirian, Warga Argomulyo Salatiga Ditemukan Meninggal di Tingkir

Jogging Sore Sendirian, Warga Argomulyo Salatiga Ditemukan Meninggal di Tingkir

Jogging Sore Sendirian, Warga Argomulyo Salatiga Ditemukan Meninggal di Tingkir

Korban saat ditemukan meninggal (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Aktivitas olahraga sore yang seharusnya menyehatkan berubah menjadi duka. Seorang warga Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, meninggal dunia secara mendadak saat sedang jogging di kawasan Jalan Raya Semarang–Surakarta, depan Atlantic Dreamland Selasa (14/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Bogey Ardian Warsito Putro, 44. Peristiwa itu terjadi di trotoar, tepatnya di seberang Bengkel Radiator King Arifin, wilayah Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Kapolsek Argomulyo AKP Aziz Ma’arif menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 15.45 WIB ketika sejumlah warga melihat korban sedang berlari dari arah Tingkir. Beberapa saat kemudian, korban sempat berjalan sebelum akhirnya tiba-tiba terjatuh di trotoar.

“Saat didatangi saksi, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujar AKP Aziz, Selasa (14/4/2026).

Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Kota Salatiga. Namun, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diduga mengalami serangan jantung. Selain itu, ditemukan luka pada bagian wajah yang diduga akibat benturan saat terjatuh.

Petugas Polsek Argomulyo bersama Unit Identifikasi Polres Salatiga kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan tidak akan menempuh jalur hukum terhadap pihak mana pun.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum berolahraga, terutama aktivitas fisik di ruang terbuka.

“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima dan jangan memaksakan diri apabila merasa kurang sehat,” tandasnya.

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved