KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama - Sri Wahyuni, menyoroti pentingnya pendidikan pesantren dalam pembangunan karakter generasi muda dengan memperkenalkan program “Pesantren Vokasi” di Salatiga. Program ini diumumkan setelah debat publik calon Wali Kota Salatiga yang berlangsung di Laras Asri Resort and Spa pada Selasa (29/10/2024).
Foto Arief Rasika
Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama - Sri Wahyuni saat ikuti debat perdana KPU

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam pembangunan karakter generasi muda. Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama – Sri Wahyuni, menempatkan hal ini sebagai salah satu prioritas dalam program mereka.

Program bernama “Pesantren Vokasi” hadir untuk memperkuat pendidikan formal, mental, dan akhlak bagi santri di Salatiga, serta membekali mereka dengan keterampilan yang relevan di dunia kerja.

Usai debat publik calon Wali Kota Salatiga 2024 yang berlangsung di Laras Asri Resort and Spa, Selasa (29/10/2024), Juan menyampaikan bahwa pesantren di Salatiga akan dilengkapi dengan pelatihan soft skill. Menurutnya, hal ini penting agar para santri memiliki bekal praktis yang dapat mereka gunakan untuk meniti karier atau melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau anak-anak kita tidak dibekali dengan soft skill, itu akan sangat berbahaya. Dampaknya, kita khawatir angka pengangguran akan bertambah,” ujar Juan kepada Rasika FM.

Selain program Pesantren Vokasi, pasangan Juan – Sri Wahyuni juga berfokus pada beberapa prioritas utama lain, termasuk penyediaan internet gratis dan beasiswa untuk siswa sekolah negeri, swasta, dan pesantren.

Juan berharap program ini dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga kota, sekaligus mengurangi kesenjangan digital di masyarakat.

Dalam debat publik malam itu, Juan mengaku senang dengan kelancaran acara dan menyampaikan tekadnya untuk mempersiapkan debat-debat berikutnya secara lebih matang.

“Insya Allah untuk debat selanjutnya, kami akan mempersiapkan diri lebih maksimal,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menambahkan bahwa debat publik ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk memahami visi dan program kerja dari setiap calon. Masyarakat diharapkan dapat menyaksikan secara langsung dan menilai pasangan calon yang dianggap mampu memimpin Salatiga untuk lima tahun ke depan.

“Kami berharap penyampaian visi misi dalam debat terbuka ini bisa dipahami oleh masyarakat pemilih untuk menjadi pertimbangan dalam menyeleksi calon pemimpin Kota Salatiga,” ucap Yesaya.

Juan Rama saat diwawancarai Rasika FM
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis