KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Juan Rama-Sri Wahyuni Prioritaskan Pesantren Vokasi, “Anak Muda Lebih Siap di Dunia Kerja”

Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama - Sri Wahyuni, menyoroti pentingnya pendidikan pesantren dalam pembangunan karakter generasi muda dengan memperkenalkan program “Pesantren Vokasi” di Salatiga. Program ini diumumkan setelah debat publik calon Wali Kota Salatiga yang berlangsung di Laras Asri Resort and Spa pada Selasa (29/10/2024).
Foto Arief Rasika
Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama - Sri Wahyuni saat ikuti debat perdana KPU

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam pembangunan karakter generasi muda. Pasangan calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama – Sri Wahyuni, menempatkan hal ini sebagai salah satu prioritas dalam program mereka.

Program bernama “Pesantren Vokasi” hadir untuk memperkuat pendidikan formal, mental, dan akhlak bagi santri di Salatiga, serta membekali mereka dengan keterampilan yang relevan di dunia kerja.

Usai debat publik calon Wali Kota Salatiga 2024 yang berlangsung di Laras Asri Resort and Spa, Selasa (29/10/2024), Juan menyampaikan bahwa pesantren di Salatiga akan dilengkapi dengan pelatihan soft skill. Menurutnya, hal ini penting agar para santri memiliki bekal praktis yang dapat mereka gunakan untuk meniti karier atau melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau anak-anak kita tidak dibekali dengan soft skill, itu akan sangat berbahaya. Dampaknya, kita khawatir angka pengangguran akan bertambah,” ujar Juan kepada Rasika FM.

Selain program Pesantren Vokasi, pasangan Juan – Sri Wahyuni juga berfokus pada beberapa prioritas utama lain, termasuk penyediaan internet gratis dan beasiswa untuk siswa sekolah negeri, swasta, dan pesantren.

Juan berharap program ini dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga kota, sekaligus mengurangi kesenjangan digital di masyarakat.

Dalam debat publik malam itu, Juan mengaku senang dengan kelancaran acara dan menyampaikan tekadnya untuk mempersiapkan debat-debat berikutnya secara lebih matang.

“Insya Allah untuk debat selanjutnya, kami akan mempersiapkan diri lebih maksimal,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menambahkan bahwa debat publik ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk memahami visi dan program kerja dari setiap calon. Masyarakat diharapkan dapat menyaksikan secara langsung dan menilai pasangan calon yang dianggap mampu memimpin Salatiga untuk lima tahun ke depan.

“Kami berharap penyampaian visi misi dalam debat terbuka ini bisa dipahami oleh masyarakat pemilih untuk menjadi pertimbangan dalam menyeleksi calon pemimpin Kota Salatiga,” ucap Yesaya.

Juan Rama saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]