URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang, sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi yang diadakan secara daring pada 27 Januari 2025 bersama Pj. Gubernur Jawa Tengah dan BMKG RI, mengeluarkan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Berpotensi Dilanda Bencana Hidrometeorologi Pekan Ini, BPBD Lakukan Sejumlah Antisipasi

Kabupaten Semarang Berpotensi Dilanda Bencana Hidrometeorologi Pekan Ini, BPBD Lakukan Sejumlah Antisipasi

Kabupaten Semarang Berpotensi Dilanda Bencana Hidrometeorologi Pekan Ini, BPBD Lakukan Sejumlah Antisipasi

Bagian dapur rumah seorang warga Desa Brongkol, Jambu, roboh akibat tanah longsor usai wilayah tersebut diguyur hujan lebat, Senin sore (27/1/2025). Foto: IST
Bagian dapur rumah seorang warga Desa Brongkol, Jambu, roboh akibat tanah longsor usai wilayah tersebut diguyur hujan lebat, Senin sore (27/1/2025). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Jawa Tengah yang diadakan secara daring pada 27 Januari 2025 bersama Pj. Gubernur Jawa Tengah dan BMKG RI, Pemerintah Kabupaten Semarang mengeluarkan beberapa langkah penting untuk menghadapi potensi ancaman bencana di wilayahnya.

Berdasarkan prediksi cuaca, wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Semarang, diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan dalam beberapa hari ke depan. Intensitas hujan diprediksi akan mencapai kategori lebat hingga sangat lebat, dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

“Pada periode Dasarian III Januari hingga Dasarian I Februari 2025, Kabupaten Semarang termasuk wilayah yang berisiko tinggi dengan curah hujan mencapai 301–500 mm, bahkan sebagian wilayah diprediksi mengalami hujan lebih dari 500 mm,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan, Selasa (28/1/2025).

Berdasarkan data cuaca ekstrem untuk periode 27 Januari hingga 1 Februari 2025, lanjutnya, Kabupaten Semarang termasuk daerah yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi. Dalam menghadapi puncak musim hujan, masyarakat diimbau untuk melakukan upaya kesiapsiagaan. Warga diharapkan lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

“Hindari berada di kawasan rawan longsor dan lakukan penggalian tanah dengan hati-hati di lereng-lereng rawan.Pastikan sistem drainase berfungsi optimal, terutama di kawasan lereng,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga untuk mengecek kesiapan alat peringatan dini dan sistem komunikasi kebencanaan. Jika terjadi bencana, segera menghubungi layanan darurat yang tersedia.

“Kepala OPD dan Camat di Kabupaten Semarang diharapkan untuk menyebarluaskan nomor-nomor darurat dan informasi penting terkait penanganan kebencanaan kepada jajaran di bawahnya dan masyarakat di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved