URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Selamat liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), puluhan ribu orang menggunakan layanan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KAI Daop 4 Semarang Layani Puluhan Ribu Pelanggan Selama Nataru

KAI Daop 4 Semarang Layani Puluhan Ribu Pelanggan Selama Nataru

KAI Daop 4 Semarang Layani Puluhan Ribu Pelanggan Selama Nataru

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Selamat liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), puluhan ribu orang menggunakan layanan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.

Jumlah ini dihitung dari masa libur tahun baru periode 31 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko menjelaskan, selama liburan Nataru, pihaknya melayani 57.264 pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal atau rata-rata 14.316 pelanggan per hari.

Menurutnya, Kereta Api yang menjadi favorit masyarakat pada periode tersebut adalah KA Argo Muria (Semarang Tawang – Gambir pp), KA Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir pp), KA Tawang Jaya (Semarang Poncol – Pasar Senen pp), KA Ciremai (Semarang Tawang – Bandung pp), KA Ambarawa Ekspress (Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi pp), KA Kaligung (Semarang Poncol – Tegal pp).

“Untuk stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, pelayanan penumpang tertingi terjadi di Stasiun Semarang Tawang dengan jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 15.048 pelanggan atau 3.762 pelanggan per hari,” ujar Ixfan dalam keterangannya, Rabu (4/1/2023).

“Kemudian diikuti dengan Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 14.157 pelanggan atau 3.539 pelanggan per hari, Stasiun Tegal jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 9.576 pelanggan atau 2.394 pelanggan per hari, Stasiun Pekalongan jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 6.196 pelanggan atau 1.549 pelanggan per hari, dan Stasiun Cepu dengan jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 2.537 pelanggan atau 634 pelanggan per hari,” tambahnya.

Dirinya menerangkan, ada juga rute-rute favorit pelanggan dalam masa libur tahun baru ini yaitu dari Semarang menuju Jakarta, Semarang menuju Surabaya, Semarang menuju Bandung dan dari Semarang menuju Tegal. Disisi lain pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada KAI.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan layanan kereta api pada masa libur akhir tahun ini. KAI akan terus meningkatkan pelayanan serta mengawal agar seluruh perjalanan KA di masa Nataru ini dapat berjalan aman dan lancar,” ujar

Sementara itu, bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket KA untuk libur tahun baru, untuk keberangkatan KA dari Rabu 4 Januari hingga Minggu 8 Januari 2023, masih dapat membeli tiket kereta api karena tiketnya masih tersedia cukup banyak. KAI mencatat jumlah tiket kereta api yang terjual pada periode 4 hingga 8 Januari 2023 masih terjual sebanyak 7.679 tempat duduk atau 9.6% dari kapasitas yang disediakan yaitu sebanyak 79.610 tempat duduk.

“Masyarakat dapat membeli tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access, website KAI, serta seluruh channel penjualan lainnya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved