URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di Jalan H. Imam Supropto atau tepatnya di depan Kampung Perumahan Korpri, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kecelakaan Maut di Tembalang, Pemotor Tabrak Penyebrang Jalan

Kecelakaan Maut di Tembalang, Pemotor Tabrak Penyebrang Jalan

Kecelakaan Maut di Tembalang, Pemotor Tabrak Penyebrang Jalan

Penyebrang jalan meninggal dunia usai tertabrak pengendara motor di Jalan H. Imam Supropto atau tepatnya di depan Kampung Perumahan Korpri, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022).
featured-img

SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan H. Imam Supropto atau tepatnya di depan Kampung Perumahan Korpri, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 07.00 WIB.

Kanit Lantas Polsek Tembalangan, Iptu Juarso mengatakan, kejadian ini melibatkan pengendara motor yang menabrak seorang penyebarang jalan. Menurut informasi yang ia terima, insiden ini bermula ketika dua orang mahsiswi yang mengendarai motor melaju dari sisi timur menuju ke selatan.

Lalu pada saat di lokasi kejadian, kedua wanita yang belum diketahui identitasnya ini menabrak seorang perempuan saat hendak menyebrak jalan menunju perumahan Kopri Bulusan Tembalang.

“Tadi yang melihat anggota sendiri. Ibu menyabrang dari sisi kiri jalan pengendara arah timur ke selatan dua pengemudi cewe terus menabrak,” ujar Juarso di lokasi kepada wartawan.

Lebih lanjut, Juarso menduga pengedera atau dua mahasiswi itu melaju cukup kencang hingga tak bisa mengendalikan laju kendaraanya hingga menabrak seorang perempuan yang hendak menyebrang jalan.

“Kalau tidak kencang tidak mungkin (kecelakaan) apalagi sampai korban meninggal. Luka parah di kepala sampai meninggal,” jelasnya.

Untuk identitas korban sendiri, lanjut Juarso, kepolisian belum mengetahui lantaran saat kejadian korban tidak membawa surat-surat atau identitas. Saat ini, korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau usia belum tau, karena diperiksa tidak ada identitasnya. Kondisi seperti ini harus mencari keterangan, dimana sementara di korban tidak ada dompet maupun identitas yang lain. Jadi mau memeriksa nanti aja sudah sumpai rumah sakit Kariadi yang menangani baru leluasa memeriksa identetisa,” katanya.

Disisi lain, untuk kedua mahasiswa yang menabrak juga dilarikan kerumah sakit Undip untuk mendapatkan perawatan lantaran mereka merasa trauma atas kejadian tersebut.

“Yang nabrak sementara kami bawa di rumah sakit Undip karena sempat histeris kaget tidak menyangka tertabraknya sampai meninggal. Bingung takut menjadi satu butuh penanganan,” ucapnya.

Lebih lanjut, kepolisian masih mendalam kejadian kecelakaan ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses evakuasi dibantu oleh relawan menggunakan mobil ambulance.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved