URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kinerja dunia usaha Indonesia membaik berdasarkan Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia. Hasil survei nasional Triwulan IV 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas usaha, dipicu musim panen, lonjakan permintaan Nataru, serta perbaikan kapasitas produksi. Tren positif ini diproyeksikan berlanjut pada 2026 melalui ekspansi lintas sektor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025 dan Diprakirakan Berlanjut pada 2026

Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025 dan Diprakirakan Berlanjut pada 2026

Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025 dan Diprakirakan Berlanjut pada 2026

Ilustrasi Kegiatan Dunia Usaha Diperkirakan Meningkat Hingga Tahun 2026
Ilustrasi Kegiatan Dunia Usaha Diperkirakan Meningkat Hingga Tahun 2026
featured-img

Kegiatan dunia usaha di Indonesia menunjukkan kinerja yang semakin membaik pada akhir tahun 2025 dan diprakirakan berlanjut pada tahun 2026. Hal tersebut tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang mengindikasikan peningkatan aktivitas ekonomi pada Triwulan IV 2025.

Berdasarkan hasil survei, kinerja kegiatan dunia usaha pada Triwulan IV 2025 tercatat meningkat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 9,56%, lebih tinggi dibandingkan Triwulan III 2025 yang sebesar 6,01% (qtq). Peningkatan ini menunjukkan penguatan aktivitas usaha yang semakin merata di berbagai lapangan usaha.

Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatatkan peningkatan paling signifikan. Perkembangan tersebut sejalan dengan berlangsungnya musim panen pada triwulan laporan. Selain itu, sejumlah lapangan usaha lain juga mencatatkan kinerja positif, antara lain LU Transportasi dan Pergudangan (1,63%), LU Jasa Lainnya (1,25%), LU Pertambangan dan Penggalian (0,85%), LU Real Estate (0,82%), serta LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (0,58%). Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat, khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dari sisi kapasitas produksi, tingkat utilisasi kapasitas terpakai pada Triwulan IV 2025 tercatat sebesar 71,46%, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 69,89%. Peningkatan ini terutama didorong oleh LU Pertambangan dan Penggalian (15,42%), LU Pengadaan Air (5,25%), serta LU Industri Pengolahan (2,45%).

Sementara itu, penggunaan tenaga kerja terindikasi tetap kuat dan berada dalam fase ekspansi, dengan nilai sebesar 0,80%, membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat kontraksi (-6,44%). Di sisi lain, kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap berada dalam kondisi baik, terutama pada aspek likuiditas, rentabilitas, dan akses kredit.

Ke depan, responden memprakirakan kegiatan dunia usaha pada Triwulan I 2026 akan terus berada dalam tren peningkatan. Hal ini tercermin dari prakiraan SBT sebesar 32,14%, yang menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek ekonomi. Seluruh lapangan usaha diprakirakan tumbuh positif, dengan peningkatan terbesar pada LU Industri Pengolahan (9,33%), LU Perdagangan Besar dan Eceran, serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (6,40%), dan LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (5,26%).

Selain itu, LU Jasa Keuangan, LU Konstruksi, LU Informasi dan Komunikasi, LU Transportasi dan Pergudangan, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga diprakirakan mengalami pertumbuhan positif. Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Secara keseluruhan, hasil SKDU menunjukkan bahwa kinerja dunia usaha tetap solid, didukung oleh permintaan domestik yang terjaga, perbaikan kapasitas produksi, serta kondisi keuangan usaha yang sehat, sehingga menjadi modal penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026.

BACA JUGA :

Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan itu setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pemprov Jateng, akademisi, OPD, dan perwakilan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan...
05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 5 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 22,9°C, kelembapan 84 persen,...
Warga Jangli, Tembalang, Kota Semarang, menemukan kerangka manusia di lahan kosong tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026). Kerangka yang diduga perempuan itu diperkirakan telah meninggal sekitar satu tahun dan diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitasnya.
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Polisi mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora setelah penyelidikan kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) selama sekitar satu tahun mengarah pada dugaan tindak pidana di Kota Semarang. Polisi...
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pemkot Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga harga pangan dan daya beli warga. Sepanjang Agustus 2026, program...
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni 2025. Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara ilmiah.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni...

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka