KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Keluarga Akan Makamkan Iwan Boedi Meski Jasadnya Tak Utuh

Keluarga Akan Makamkan Iwan Boedi Meski Jasadnya Tak Utuh

Keluarga Akan Makamkan Iwan Boedi Meski Jasadnya Tak Utuh

SEMARANG – Pihak keluarga akan memakamkan jasad Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus meskipun anggota tubuh Iwan tak utuh atau belum ditemukan semuanya.

Diketahui, pria yang akan menjalani klarfikasi atau pemeriksaan sebagai saksi korupsi ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi terbakar bersama motor dinasnya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam lalu. Iwan ditemukan tak bernyawa dalam keadaan hangus serta kondisi tubuh kaki kanan, kedua tangan dan kepala hilang.[irp posts=”42824″ name=”Keluarga Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Iwan Boedi Ditemukan Meninggal”][irp posts=”42917″ name=”Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga”]

Hingga saat ini, ada beberapa bagian tubuh yang belum ditemukan yakni tangan kanan, kaki kanan dan kepala. Namun, keluarga dari korban akan tetap melakukan prosesi pemakaman meski beberapa bagian tubuh Iwan masih ada yang belum ditemukan.

“Saya sudah iklas, meskipun belum lengkap. Tapi biar organ yang lain menyatu dengan semesta,” ujar istri Iwan, Theresia Onee Anggarawati usai melakukan tabur bunga di lokasi, Selasa (20/9/2022) siang.

Onee menjelaskan, rencananya jasad suaminya akan dimakamkan pada Kamis (22/9) dengan jam yang belum ditentukan. Penyerahan tubuh suaminya juga rencananya akan diserahkan besok oleh kepolisian.

“Jasadnya besok akan diserahkan. Tadi saya sudah ke Polres besok kita terima di kamar jenazah sekitar jam 9 sampai jam 10. Hasil DNA juga mungkin besok akan diserahkan,” paparnya.

“Akan disemayamkan di RS St Elizabeth. Pemakaman hari Kamis jamnya menyusul karena kita akan mengadakan misa dulu terus nanti pemakaman di Salaman Mloyo Pamularsih,” tambahnya.

Disisi lain, Onee dan keluarga berharap kasus terbunuhnya suaminya agar segera terungkap dan pelaku cepat ditangkap. Ia percaya kini polisi sedang melakukan kerja keras untuk memburu dan menyelidiki pembunuhan ini.

“Jangan sampi ada Iwan-Iwan lain yang seperti ini. Dan saya rasakan progres kepolisian untuk mengungkap kasus ini sangat baik. Saya ucapkan terimakasih kepada Kapolres, Dandim, Walikota dan pak Kanit karena sangat baik dan empati pada kita. Saya tahu mereka tidak tidur untuk mengungkap kasus ini,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP