URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kumham Goes To Campus Bersama Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM di Salatiga

Kumham Goes To Campus Bersama Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM di Salatiga

Kumham Goes To Campus Bersama Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM di Salatiga

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Prof. Edward Omar Sharif Hiariej dan rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si.,Ak., saat di Balairung UKSW
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Prof. Edward Omar Sharif Hiariej dan rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si.,Ak., saat di Balairung UKSW
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Prof. Edward Omar Sharif Hiariej memberikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan Kumham Goes to Campus 2023 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Kota Salatiga. Jumat (12/05/2023) pagi.

Wamenkumham dalam kegiatan menyampaikan terkait KUHP Nasional yang baru disahkan Republik Indonesia (RI) dan merupakan bukan kitab suci yang tidak bisa dirubah.

“Pada prinsipnya, KUHP ini bukan kitab suci yang tidak bisa dirubah. KUHP yang kita miliki ini bisa dikoreksi jika ada hak negara yang terlanggar,” kata Prof Edward dalam kegiatan Kumham Goes To Campus di Balairung UKSW Salatiga.

Prof Edward menyebutkan KUHP bukan lagi sebagai sarana balas dendam. Tadinya hukum pidana itu berorientasi pada keadilan retributif. Menggunakan hukum pidana sebagai sarana balas dendam atau Lex Talionis. Ini telah merubah disusun dengan berorientasi pada hukum pidana modern yaitu keadilan korektif, keadilan restoratif dan keadilan rehabilitatif.

“Tiga nilai pokok yang melatarbelakangi kepentingan tersebut, yakni harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, berorientasi pada hukum pidana modern, dan menjamin kepastian hukum. Kita harus menyusun (KUHP) yang baru dengan berorientasi pada hukum pidana modern, yaitu keadilan korektif, keadilan restoratif, dan keadilan rehabilitatif,” ujarnya dalam kegiatan yang bertajuk Kumham Goes to Campus.

Wamenkumham melanjutkan visi KUHP telah berorientasi tidak lagi menitikberatkan pada bukan lagi balas dendam tapi keadilan rehabilitasi. Bagi pelaku kejahatan ada sanksi dijatuhkan, yakni Pidana dan Tindakan.

“Keadilan Restoration yakni keadilan Rehabilitasi dan juga diperbaiki. Jadi dalam KUHP ini sedapat mungkin pidana tidak dijatuhkan dalam waktu singkat serta salah satu tujuannya dapat mengurangi Over Kapasitas di Rutan/ Lapas di Indonesia,” pungkasnya.

Diakhir Wamenkumham menyebut KUHP ini dalam perjalanannya panjang dan satu-satunya rancangan undang-undang hampir 60 tahun, dan baru disahkan di ujung tahun 2022.

Perlu diketahui dalam kegiatan Kumham Goes To CampusKegiatan Kumham Goes to Campus 2023 diselenggarakan di Universitas yang berada pada 16 kota di Indonesia mulai dari Aceh hingga Sorong.

Dalam kegiatan Goes To Campus UKSW di Salatiga ini dihadiri secara langsung rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si.,Ak., Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah Dr. A Yuspahruddin yang juga melakukan penandatanganan MoU Tridharma Perguruan Tinggi bersama Kantor Wilayah Jateng yang disaksikan langsung oleh Wamenkumham, dimana tujuannya mewujudkan kemitraan yang sinergis dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, untuk memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki dalam mengakselerasi pengembangan institusi dan peningkatan program kerja.

Hadir juga dalam kegaiatan Pimpinan tinggi Kanwil Kumham Jateng, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano dan Kepala Unit Pelaksana Teknis dilingkungan Kemenkumham Jateng.

Suasana saat Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej dan rektor UKSW Intiyas Utami, berfoto bersama di Balairung UKSW

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga