HOME

Langgar Aturan PPKM, Pemkot Semarang Akan Cabut Izin Usaha

Langgar Aturan PPKM, Pemkot Semarang Akan Cabut Izin Usaha

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Petugas Gabungan Kota Semarang segel tempat usaha yang tidak menaati aturan pada PPKM lalu.  (Foto/IST)

RASIKAFM – Pemerintah Kota Semarang akan mencabut izin usaha bagi unit usaha yang melanggar aturan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pemkot memberlakukan pelonggaran aturan jam operasional selama perpanjangan PPKM yang sudah di mulai 26 Januari – 8 Februari 2021. Pedagang kaki lima, toko modern, rumah makan, restoran, dan kafe diperbolehkan buka hingga pukul 22.00. Sedangkan, pusat perbelanjaan diperbolehkan buka hingga pukul 20.00

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kebijakan kelonggaran ini tidak boleh disikapi bahwa penertiban pun dilonggarkan.Justru, petugas Satpol PP akan semakin kenceng dalam melakukan penertiban bagi tempat usaha yang tidak mengindahkan aturan.

Selama PPKM dua pekan lalu, ada 21 tempat usaha disegel dan 137 PKL ditertibkan. Pada perpanjangan PPKM, sanksi tidak hanya penyegelan 2×24 jam namun bisa penutupan hingga tiga bulan. Bahkan, bagi tempat-tempat usaha yang sudah pernah disegel lantaran melanggar aturan, sanksi pencabutan izin bisa saja diberikan.




Walikota berharap, masyarakat akan semakin tertib selama masa perpanjangan PPKM. Dengan demikian, kasus Covid-19 di Semarang akan semakin turun dan bisa segera kembali normal.

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp