URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Launching Kampung Anti Narkoba di Sembir, Pj Wali Kota Sebut Kata Mantan Dua Kali

Launching Kampung Anti Narkoba di Sembir, Pj Wali Kota Sebut Kata Mantan Dua Kali

Launching Kampung Anti Narkoba di Sembir, Pj Wali Kota Sebut Kata Mantan Dua Kali

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Polres Salatiga dan Pemkot Salatiga berkolaborasi menjadikan kawasan hiburan dan karaoke Sembir atau Dukuh Sarirejo di Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, sebagai Kampung Tangguh Antinarkoba.

Kampung Tangguh Antinarkoba itu sebagai upaya preventif pelibatan masyarakat, dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Pencanangan Kampung Tangguh Antinarkoba tersebut dilakukan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi bersama Forkopimda di Balai RW Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Rabu (9/8/2023) sore.

Sarirejo atau yang dikenal dengan sebutan Sembir, merupakan pusat hiburan dan karaoke yang sangat terkenal.

Dalam pidatonya, Koordinator Kampung Tangguh Antinarkoba Lukas menjelaskan pencanangan ini merupakan upaya bersama Polres Salatiga, Pemkot Salatiga, dan warga Sarirejo, mendukung pencegahan peredaran dan penggunaan narkoba.

”Kami warga Sarirejo sangat berterima kasih kepada semua pihak atas terwujudnya Kampung Tangguh Antinarkoba.

Sementara itu Kasat Resnarkoba Polres Salatiga AKP Asikin SH menjelaskan, pembentukan Kampung Tangguh Antinarkoba merupakan bagian dari rencana aksi nasonal desa bersih dari narkoba.

Program yang dilaksanakan melalui Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Semua kegiatan yang akan dilaksanakan di Kampung Tangguh Antinarkoba adalah pengawasan daerah rawan narkoba, kegiatan bersama warga, pembentukan agen-agen antinarkoba, penyuluhan bahaya narkoba, dan lainnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Rachmadi menjelaskan, pencanangan Kampung Tangguh Antinarkoba tersebut jangan sekadar seremoni.

Tetapi harus ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan melibatkan masyarakat. Termasuk kegiatan-kegiatan penyuluhan dengan menghadirkan mantan pengguna narkoba.

“saya berharap dalam sosialisasi atau kegiatan anti narkoba kedepan juga menghadirkan mantan pecandu narkoba atau mantan pemakai narkoba yang sekarang sudah insaf” kata Sinoeng.

Menurut Sinoeng dalam penyuluhan itu sebaiknya ditunjukkan langsung contoh barang bukti narkoba (tersegel) sehingga masyarakat tahu bahaya dan dampak buruknya bagi kehidupan.

Selain itu kegiatan pencegahan narkoba di tengah masyarakat harus didukung bersama warga dan dilaksanakan berkelanjutan (sustainable) sehingga dimasa datang di Salatiga tidak ada lagi kasus Narkoba.

Suasana saat Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara