URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026, pukul 10.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 0,9 meter. Kondisi ini berpotensi meningkatkan genangan rob di pesisir utara Jawa Tengah saat cuaca maritim didominasi berawan hingga hujan ringan dan gelombang Laut Jawa mencapai 1,25 meter.

Mbak Google

INFO BMKG

19 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

19 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

19 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah masih berada pada kategori cukup tinggi pada Selasa, 19 Mei 2026.

Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Muka air laut kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,5 meter pada pagi hari dan mencapai 0,7–0,8 meter menjelang siang.

BMKG memprakirakan pasang maksimum mencapai 0,9 meter pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Periode tersebut menjadi fase tertinggi muka air laut sepanjang hari sebelum perlahan menurun pada sore hingga malam hari. Setelah pukul 15.00 WIB, tinggi muka air laut diperkirakan turun menjadi 0,8 meter dan terus berkurang hingga kembali ke kisaran 0,3 meter menjelang tengah malam.

Rata-rata muka laut atau Mean Sea Level (MSL) tercatat berada di kisaran 0,6 meter. Pola pasang menunjukkan kenaikan signifikan sejak pagi menuju siang hari sehingga berpotensi memicu genangan rob di sejumlah kawasan pesisir rendah, terutama wilayah Semarang Utara, pelabuhan, kawasan tambak, akses jalan pesisir, dan daerah sekitar muara sungai yang terhubung langsung dengan Laut Jawa.

Selain prakiraan pasang surut, BMKG juga merilis kondisi cuaca maritim Perairan Semarang–Demak untuk periode 18–20 Mei 2026. Cuaca diprakirakan didominasi berawan tebal hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada malam hari.

Suhu udara di wilayah perairan berkisar antara 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 74–87 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 4–9 knot dan hembusan maksimum mencapai 17 knot.

BMKG memprakirakan arus laut bergerak ke arah barat hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 0,69–1,08 knot. Tinggi gelombang laut di perairan utara Jawa Tengah berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang. Pada beberapa periode, tinggi gelombang diperkirakan menurun ke kisaran 0,1–0,5 meter.

Kondisi tersebut masih relatif aman bagi aktivitas pelayaran lokal dan nelayan tradisional. Meski demikian, masyarakat pesisir diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca maritim serta potensi rob saat periode pasang maksimum siang hari yang dapat memengaruhi aktivitas di kawasan pesisir Semarang dan sekitarnya.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 17 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 24,5 derajat Celsius dengan kelembapan 87 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi serta masih terdapat potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan
17 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Hujan Ringan dan Risiko Karhutla di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 16 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 24,7 derajat Celsius dengan kelembapan 86 persen, sementara cuaca kering meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
16 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 15 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.20 WIB menunjukkan suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 71 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
15 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara Semarang mencapai 26,2 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
14 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari

TERKINI

Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga...
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 17 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 24,5 derajat Celsius dengan kelembapan 87 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi serta masih terdapat potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan
17 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Hujan Ringan dan Risiko Karhutla di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 17 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah...
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan...
Muat Lebih

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar