URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lulus 100 persen, SDN Gedanganak 03 Ungaran Gelar Pameran Karya dan Kreativitas Siswa

Lulus 100 persen, SDN Gedanganak 03 Ungaran Gelar Pameran Karya dan Kreativitas Siswa

Lulus 100 persen, SDN Gedanganak 03 Ungaran Gelar Pameran Karya dan Kreativitas Siswa

Siti Khikmah Kepsek SDN Gedanganak 03 Ungaran
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pelepasan siswa kelas VI SD Negeri Gedanganak 03, Kecamatan Ungara Timur, Kabupaten Semarang tahun ajaran 2022/2023, Sabtu(17/6/2023) berlangsung semarak dengan beragam pentas kesenian dari peserta didik di halaman sekolah setempat.

Acara perpisahan ini dirangkai sekaligus dengan gelar Karya Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), juga dimeriahkan adanya atraksi drum band SDN Gedanganak 03. Beragam karya siswa juga dipamerkan di stand yang disiapkan.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah.

Dalam sambutanya, Kepala SD Negeri Gedanganak 03, Siti Khikmah S.Pd.SD menyampaikan, bahwa seluruh siswa kelas 6 tahun pelajaran 2022/2023 lulus seratus persen. Ia berharap seluruh siswa yang lulus bisa melanjutkan  kejenjang yang lebih tinggi dan menjaga nama baik sekolah.

“dimanapun kalian berada, harus lebih bertanggung jawab, melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, berperilaku dengan baik kepada orang tua dan bapak ibu guru, menjaga nama baik almamater sekolah, juga kalian harus bisa menjelma seperti mutiara yang bersinar dimanpun berada” pesan
Siti Khikmah.

Pada kesempatan itu, Ia juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua siswa yang berpartisipasi dalam memberikan dukungannya pada kegiatan ini sehingga
berjalan sukses. Pihaknya juga mengapresiasi kolaborasi antara peserta didik dan orang tua yang telah menyiapkan bazar dengan dekorasi stand jualan yang apik dengan aneka jajanan.

Pada acara kelulusan ini juga ditandai dengan penyerahan piagam kepada lulusan terbaik, serta melakukan pelepasan balon sebagai simbol pelepasan para siswa untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.(nb)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved