KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Maintenance Sirekap, Proses Rekapitulasi Suara di Tingkat PPK Kabupaten Semarang Dijeda Sehari

Maintenance Sirekap, Proses Rekapitulasi Suara di Tingkat PPK Kabupaten Semarang Dijeda Sehari

Maintenance Sirekap, Proses Rekapitulasi Suara di Tingkat PPK Kabupaten Semarang Dijeda Sehari

Seorang petugas kepolisian berjaga di Kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang meski tak ada proses rekapitulasi penghitungan suara menyusul adanya perbaikan aplikasi Sirekap, Senin (19/2/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di Kabupaten Semarang dijeda satu hari. Pasalnya, sedang ada perbaikan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dari pusat.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang Bambang Setyono menyampaikan perbaikan Sirekap tidak mempengaruhi jadwal rekapitulasi penghitungan suara.

“Istilahnya tidak libur, progres masih terus berjalan. Saat ini sudah lebih dari 60 persen untuk tingkat PPK,” kata Bambang ditemui di Kantor Sekretariat KPU Kabupaten Semarang, Senin (19/2/2024).

Bambang menyebut, dalam dua sampai tiga hari ke depan proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK tersebut sudah bisa diselesaikan. Pihaknya mengutamakan prinsip kecermatan dan kehati-hatian berkaitan rekapitulasi di tingkat PPK dan PPS.

“Hasil yang sudah diinput sudah tersimpan. Tinggal nanti menunggu hasil pleno tingkat kecamatan yang akan dikirim ke KPU Kabupaten Semarang,” urainya.

Diakui Bambang, sampai saat ini dari total 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang semuanya belum selesai melaksanakan rekapitulasi. Meski demikian, ia berkeyakinan seluruhnya akan selesai sesuai jadwal hingga dilaksanakannya pleno di tingkat provinsi.

“Ini masih berproses terus. Kami harap masyarakat bersabar untuk menunggu hasil pleno KPU Kabupaten Semarang pada tanggal 26 Februari 2024,” jelasnya.

Bambang menambahkan, secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Semarang berjalan lancar. Seluruh petugas penyelenggara sampai dengan saat ini dalam keadaan sehat.

“Kami imbau teman-teman PPK tidak terlalu malam saat bekerja. Kita batasi agar istirahat bisa maksimal karena proses rekapitulasi ini dilakukan setiap hari, paling tidak jam 9 malam sudah selesai,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]