URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mantan Rektor UKSW Salatiga, Neil Semuel Kini Jabat Direktur Politeknik Bhakti Semesta Salatiga

Mantan Rektor UKSW Salatiga, Neil Semuel Kini Jabat Direktur Politeknik Bhakti Semesta Salatiga

Mantan Rektor UKSW Salatiga, Neil Semuel Kini Jabat Direktur Politeknik Bhakti Semesta Salatiga

Pembina YKKBS Dr Ir Bambang Pranoto MBA dan Riva Effrianti SH (tengah), serta Direktur Polibest Semuel Rupidara SE MSc PhD, diskusi pendidikan setelah pelantikan direktur Polibest Salatiga.

Foto Arief Rasika

Pembina YKKBS Dr Ir Bambang Pranoto MBA dan Riva Effrianti SH (tengah), serta Direktur Polibest Semuel Rupidara SE MSc PhD, diskusi pendidikan setelah pelantikan direktur Polibest Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Mantan Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Neil Semuel Rupidara kini dipercaya menjabat Direktur Politeknik Bhakti Semesta Salatiga yang didirikan oleh Yayasan Kutus-Kutus Bhakti Semesta (YKBBS). Pelantikan Neil Semuel Rupidara ini dilakukan di Kampus Politeknik Bhakti Semesta, Jalan Argoluwih Salatiga, Sabtu (26/8/2023).

Dalam Surat Keputusan (SK) Direktur masa kerja 2023-2027 tokoh kuat yang pernah memimpin UKSW Salatiga ini diserahkan oleh Pembina YKKBS, Riva Effriyanti. Ketua YKKBS, Bambang Pranoto mengatakan bahwa dengan dilantiknya Neil Semuel Rupidara ini bisa membawa Politeknik Bhakti Semesta Salatiga cemerlang ke depan bisa menyamai dan namanya bisa sebesar UKSW Salatiga.

“Brand UKSW Salatiga bisa membesarkan Politeknik Bhakti Semesta yang kini dipimpin mantan Rektor UKSW Salatiga. Jangan hanya menyamai UKSW tetapi kalau bisa harapan saya lebih besar lagi,” kata Bambang Pranoto, Sabtu (26/08/2023).

Direktur Politeknik Bhakti Semesta Salatiga, Neil Semuel Rupidara mengatakan dirinya berterima kasih dipercaya menjabat direktur oleh YKKBS. “Saya akan berusaha untuk memajukan perguruan tinggi ini yang memang spesialis di bidang ilmu digital. Tentu semua ingin maju dan memajukan pendidikan adalah mulia,” kata Neil Semuel Rupidara.

”Semoga Polibest Salatiga ini bisa maju di bawah kepemimpinan Neil Semuel Rupidara,” kata Bambang Pranoto.

Bambang menambahkan perusahaan Kutus Kutus yang dibangunnya dimulai dari zero (nol) dan bisa berkembang.

Sehingga kini beraset sekitar Rp 4 triliun. Dengan kemajuan perusahaan tersebut, dia tidak lagi berfikir soal keuntungan, tetapi bagaimana dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Menurut Bambang, nama besar Neil Semuel Rupidara sudah tidak diragukan lagi di dunia perguruan tinggi.

Bambang yakin Polibest Salatiga akan lebih maju di bawah kepemimpinan Neil Rupidara, setelah didirikan tahun 2020 lalu.

Polibest Salatiga memiliki tiga program studi yakni, Prodi Bisnis Digital, Teknologi Rekayasa Multimedia, dan Prodi Rekayasa Keamanan Siber.

Sejumlah lembaga negara telah bekerja sama dengan Polibest dalam pengembangan pendidikan, terutama dalam pendidikan kemanan siber.

Sementara itu, Neil Rupidara mengungkapkan, dia akan berupaya menjadikan Polibest Salatiga sebagai penghasil SDM berkualitas dengan memajukan sistem perkuliahan, pendidikan, penelitian, dan lainnya.

Ada sejumlah program yang sudah disiapkannya bersama jajaran staf untuk pembanganan Polibest Salatiga.

Dilain pihak Dinas Pendidikan kota Salatiga menilai, jika Politeknik Bhakti Semesta merupakan perguruan tinggi berbasis digital terdiri program bisnis digital, teknologi rekayasa multi media dan keamanan siber. Kepala Dinas Pendidikan Salatiga, Nunuk Dartini menyambut senang dengan Politeknik Bhakti Semesta menjadi warna pendidikan di Salatiga dan membuktikan Salatiga Kota Pendidikan.

“Mahasiswa di Politeknik ini ke depan bisa berkolaborasi dengan Pemkot Salatiga. Karena ilmu mahasiswa di Politeknik ini bisa dipraktekkan,” kata Nunuk Dartini.

Ia menambahkan dengan pimpinan baru pernah menjadi orang nomor satu di UKSW Salatiga, bisa membawa Politeknik Bhakti Semesta jauh lebih maju. Neil Semuel Rupidara dikenal menjadi Rektor UKSW Salatiga 2017-2022.

Direktur Polibest Semuel Rupidara saat diwaancarai Rasika

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon