KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Minyak Kita di Salatiga Menghilang, Konsumen Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Minyak Kita di Salatiga Menghilang, Konsumen Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Minyak Kita di Salatiga Menghilang, Konsumen Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Minyak goreng bersubsidi atau minyak kita di Kota Salatiga mendadak hilang dari pasaran. Warga mulai beralih ke minyak goreng curah dengan harga mencapai Rp15.000 per kilogram.

Sejak dua pekan lalu, minyak kita yang merupakan minyak goreng kemasan bersubsidi yang dikeluarkan pemerintah, tidak lagi terlihat hampir di semua pasar tradisional di Kota Salatiga.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Pantauan wartawan di Pasar Raya Kota Salatiga dan Blauran hanya tampak minyak goreng dalam kemasan dengan merk ternama dan minyak goreng curah.

Sebelum menghilang dari pasaran, keberadaan minyak kita sudah sulit didapat. Jika ada, harganya mencapai Rp15.000.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak dan berjualan, para konsumen membeli minyak goreng curah.

“Minyak curah sengaja dipilih karena harganya masih cukup terjangkau, yakni Rp15.000 per kilogram,” ujar Ngatman salah satu konsumen, Selasa (31/1/2023).

Ngatman berharap pemerintah bisa menyediakan kembali keberadaan minyak kita di pasaran, sehingga tidak perlu lagi menggunakan minyak curah.

Ngatman saat diwawancarai Media

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang