URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan LPG 3 kg. Penyaluran dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan DIY pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan rumah tangga, dengan distribusi melalui pangkalan resmi agar pasokan tetap aman dan tepat sasaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Natal dan Tahun Baru, Pertamina Salurkan Lebih dari 3 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Jateng–DIY

Natal dan Tahun Baru, Pertamina Salurkan Lebih dari 3 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Jateng–DIY

Natal dan Tahun Baru, Pertamina Salurkan Lebih dari 3 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Jateng–DIY

Foto: Dokumen
featured-img

Semarang, 23 Desember 2025 – Guna meningkatkan kenyamanan masyarakat pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng–DIY).

Sebanyak 3,15 juta tabung LPG 3 kg atau setara 9.436 metrik ton disalurkan di luar pasokan normal. Penyaluran dilakukan secara bertahap pada 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga selama periode libur akhir tahun.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa tambahan pasokan tersebut terdiri dari 345 ribu tabung untuk wilayah DIY dan 2,8 juta tabung untuk Jawa Tengah.

“Jumlah tersebut sekitar 7,7 persen lebih tinggi dibandingkan penyaluran normal harian. Tambahan LPG 3 kg akan disalurkan melalui pangkalan resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah, sehingga ketahanan stok LPG 3 kg di Jateng dan DIY tetap aman selama periode Nataru,” jelas Taufiq.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program subsidi LPG yang dijalankan pemerintah, Pertamina mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi Bright Gas, agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran. Bright Gas tersedia dalam dua pilihan kemasan, yakni 5,5 kg dan 12 kg.

Taufiq juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. “Selain stoknya terjamin, harga LPG 3 kg di pangkalan resmi sesuai ketentuan pemerintah, yakni paling tinggi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000. Saat ini lokasi pangkalan terdekat juga dapat diakses dengan mudah melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id,” tambahnya.

Pada momen Nataru, Pertamina turut menghadirkan promo Bright Gas berupa cashback hingga Rp25.000 untuk pembelian isi ulang Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg melalui aplikasi MyPertamina.

Informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui aplikasi MyPertamina atau Pertamina Call Center 135.

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved