KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nelayan Lapor Kebakaran Kapal Tegal Lewat WhatsApp, Ganjar Respon Cepat

Nelayan Lapor Kebakaran Kapal Tegal Lewat WhatsApp, Ganjar Respon Cepat

Nelayan Lapor Kebakaran Kapal Tegal Lewat WhatsApp, Ganjar Respon Cepat

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan assessment dan pengecekan peristiwa kebakaran kapal yang terjadi di Kota Tegal, Rabu (17/11). Laporan tentang kebakaran tersebut, diterima Ganjar langsung dari para nelayan.

“Ini tadi saya sudah cek kebetulan ada nelayan yang lapor ke saya, tidak ada korban. Ini laporan nelayan,” kata Ganjar.

Ganjar langsung merespon cepat dan menugaskan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Fendiawan Triskiantoro untuk bergerak cepat melihat kondisi di tempat kejadian perkara.

“Jadi sekarang kawan-kawan dari KKP lagi menuju dan kami dikirimi beberapa video saat kondisi kebakaran dan Alhamdulillah semua merespon dan mudah-mudahan segera dibereskan,” katanya.

Ganjar mengatakan, laporan yang diterimanya dari nelayan di Tegal sejak 01.30 wib dinihari hingga pukul 07.00 tadi pagi, api masih belum bisa dipadamkan. Dari laporan, kebakaran diduga akibat korsleting di salah satu kapal.

“Laporannya cukup lengkap dan sampai hari ini upaya-upaya pemadaman sedang dituntaskan dan kita lagi mengassesmen nah mudah-mudahan nanti segera mereka kita bisa bantu,” katanya.

Ganjar mengaku terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan di Kota maupun kabupaten Tegal. Harapannya assessment segera dilakukan agar bisa diketahui kebutuhan yang bisa dikirim sebagai bantuan.

“Nanti kalau diperlukan bantuan segera kita bisa berkomunikasi dengan seluruh pihak. Kami langsung koordinasikan KKP kabupaten kota terus kemudian nanti pusat dan kita yang berinisiatif untuk menjembatani,” tandasnya.

Sebagai informasi, belasan kapal ikan di dok kompleks Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, terbakar. Kebakaran terjadi sejak dini hari. Diberitakan hingga saat ini api belum padam.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]