URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan antara Toyota Hiace dan truk terjadi di Tol Semarang–Solo KM 445 A, Tuntang, Rabu (15/4/2026) pagi, menyebabkan dua orang tewas dan sejumlah penumpang luka-luka. Insiden diduga akibat sopir mengantuk hingga menabrak truk dari belakang, lalu kendaraan keluar jalur dan masuk parit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ngantuk di Balik Kemudi, Hiace Hantam Truk di Tol Semarang–Solo, Dua Tewas

Ngantuk di Balik Kemudi, Hiace Hantam Truk di Tol Semarang–Solo, Dua Tewas

Ngantuk di Balik Kemudi, Hiace Hantam Truk di Tol Semarang–Solo, Dua Tewas

Kondisi mobil Toyota HiAce yang ringsek dan terlempar ke parit usai terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan tepung di ruas Tol Semarang-Solo KM 445 A, Rabu (15/4/2026). Foto: Humas Polres Semarang
Kondisi mobil Toyota HiAce yang ringsek dan terlempar ke parit usai terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan tepung di ruas Tol Semarang-Solo KM 445 A, Rabu (15/4/2026). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Semarang–Solo KM 445 A, masuk wilayah Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Toyota Hiace dan truk bermuatan tepung yang melaju searah dari Bawen menuju Salatiga.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengungkapkan, dua orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, yakni sopir Hiace dan satu penumpang. Sementara itu, sejumlah penumpang lain mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Petugas Unit Gakkum sudah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan awal, termasuk olah TKP dan evakuasi korban,” jelasnya.

Kronologinya, peristiwa bermula saat rombongan Hiace yang berangkat dari Jakarta menuju Jawa Timur melintas di lokasi kejadian. Diduga sopir dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan.

“Hiace menabrak bagian belakang truk bernopol B 8919 AUG yang berada di lajur kiri. Setelah tabrakan, kendaraan keluar jalur hingga masuk ke parit tol,” terangnya.

Hingga kini, identitas sopir Hiace masih dalam proses pendataan karena belum ditemukan di lokasi kejadian. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Polres Semarang mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan beristirahat di rest area atau tempat aman guna mencegah kecelakaan. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved