KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Normalisasi Sungai Gelis Kudus Terkendala Pembebasan 1,8 Hektare Lahan Warga

Normalisasi Sungai Gelis Kudus Terkendala Pembebasan 1,8 Hektare Lahan Warga

Normalisasi Sungai Gelis Kudus Terkendala Pembebasan 1,8 Hektare Lahan Warga

Pembuatan tanggal sementara Sungai Gelis Kudus yang jebol dan memicu banjir di Dukuh Goleng, Kecamatan Jati. Proyek normalisasi sungai terganjal tanah milik warga. (Foto: Tagar/Nila Niswatul Chusna)

RASIKAFM – Pemerintah Kabupaten Kudus, diminta membantu pembebasan lahan warga yang nantinya terkena program normalisasi Sungai Gelis, menyusul adanya lahan yang sudah bersertifikat.

Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia, menuturkan, dari rencana normalisasi Sungai Gelis sepanjang 4,5 kilometer, tercatat ada lahan seluas 1,8 hektare yang ternyata sudah mengantongi sertifikat tanah.

Sementara Kementerian PUPR, tidak memiliki anggaran untuk pembebasan lahan. Untuk itu, Kepala BBWS Pemali Juana sudah berkomunikasi dengan Pemkab Kudus untuk meminta bantuan pembebasan lahan tersebut. Selain itu, juga sudah mengirimkan surat kepada Pelaksana tugas Bupati Kudus agar membantu pembebasan lahan warga tersebut. Jika program normalisasi sungai gagal terlaksana, maka anggarannya akan dikembalikan ke kas negara.

Besarnya anggaran yang disiapkan untuk normalisasi dan perbaikan tanggul Sungai Gelis di Kabupaten Kudus mencapai Rp67 miliar. Diperkirakan kebutuhan anggaran untuk pembebasan lahan tersebut berkisar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar. Masyarakat juga diminta bersedia membebaskan lahannya demi kebaikan bersama supaya nantinya tidak terjadi banjir lagi.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]