URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

NPCI Kabupaten Semarang Targetkan 14 Emas di Peparnas Papua 2021

NPCI Kabupaten Semarang Targetkan 14 Emas di Peparnas Papua 2021

NPCI Kabupaten Semarang Targetkan 14 Emas di Peparnas Papua 2021

featured-img

Ina Prihatinur Islami, atlet paralimpik cabor renang yang diberangkatkan dalam ajang Peparnas Papua 2021 tengah menjalani tes swab antigen di Puskesmas Ambarawa, Jumat (9/4/2021). (Foto/win)


 

UNGARAN – Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 yang akan digelar di Papua pada November 2021 mendatang telah dipersiapkan secara matang oleh National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Semarang. Sebanyak 8 atlet akan diturunkan di beberapa cabang olahraga (cabor) yang dilombakan pada kejuaraan khusus atlet difabel itu.

“Dari 14 atlet yang menjalani seleksi, hanya 8 yang lolos. Seharusnya ada 9, tapi yang satu belum ada lawannya. Mereka akan turun di cabor atletik, panahan, catur, boccia dan renang,” ujar Ketua NPCI Kabupaten Semarang Beni Abdul Kholik usai mendampingi para atlet paralimpik melaksanakan tes swab antigen di Puskesmas Ambarawa, Jumat (9/4/2021).

Dikatakan Beni, berbagai persiapan telah dilaksanakan oleh atlet paralimpik yang bakal menjalani pelatihan di Surakarta pada bulan April 2021 ini.

“Sebelum berangkat ke Surakarta untuk menjalani pelatihan dari Senin (12/4/2021) hingga 31 Oktober 2021, semua atlet hari ini menjalani swab antigen. Alhamdulillah semuanya negatif, sehingga bisa berangkat semua,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan, para atlet bisa menyabet 14 emas di beberapa cabor, meliputi panahan, catur dan renang.

“Panahan kami targetkan 12 emas, sementara renang 1 emas dan 1 perak, sedangkan catur target 1 emas,” kata Beni.

Mirza Sulaiman, pelatih atletik dan renang menuturkan pihaknya tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada para atlet paralimpik yang akan diberangkatkan ke Papua. Menurutnya, justru yang terpenting adalah kesiapan mental selain fisik dan juga kemampuan di cabor masing-masing.

“Menangani atlet difabel tentu berbeda dengan atlet pada umumnya. Kami terus memotivasi mereka agar psikisnya tidak drop. Apalagi dukungan pemerintah juga luar biasa bagi atlet paralimpik. Contohnya juara Peparprov Jateng, emas dikasih bonus 40 juta, perak 20 juta, perunggu 10 juta. Semangat itulah yang selalu kami dorong, difabel bukan berarti tidak mampu,” ucapnya.

Sementara salah satu atlet paralimpik yang turun di cabor renang Ina Prihatinur Islami mengaku berlatih setiap hari untuk meraih target emas di Peparnas Papua 2021.

“Saya turun di kategori gaya bebas, dada dan punggung kelas 50 meter dan 100 meter. Persiapan tentu berlatih setiap hari. Selain emas yang sudah jadi target, impian saya bisa menjadi atlet paralimpik yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kejuaraan dunia,” harapnya. (win)

BACA JUGA :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved