KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita di Bandungan, Ketua Fraksi PPP: Bukan dari DPRD Kabupaten Semarang

Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita di Bandungan, Ketua Fraksi PPP: Bukan dari DPRD Kabupaten Semarang

Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita di Bandungan, Ketua Fraksi PPP: Bukan dari DPRD Kabupaten Semarang

Tangkapan layar video akun TikTok @liongred yang menunjukkan kuasa hukum bersama korban saat mendatangi layanan SPKT Polres Semarang, Senin (13/4/2026).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah tempat karaoke di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, ramai di media sosial. Hal ini mencuat setelah beredarnya video pernyataan kuasa hukum korban di akun TikTok @liongred.

Dalam video tersebut, kuasa hukum menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban dan terduga pelaku bersama-sama mendatangi sebuah tempat karaoke di Bandungan.

Setelah mengonsumsi minuman keras hingga dalam kondisi mabuk, oknum anggota dewan yang disebut-sebut berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diduga melakukan penganiayaan secara berulang hingga korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, mulai dari lengan, paha, punggung, hingga wajah. Bahkan disebutkan hidung korban mengalami pergeseran ke arah kanan akibat kekerasan yang diterima.

Kuasa hukum juga menyampaikan bahwa dirinya bersama korban sempat mendatangi Polres Semarang pada Senin (13/4/2026) dengan maksud melaporkan kejadian tersebut. Mereka meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini dan menegakkan hukum secara adil.

Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Semarang, Zaenudin, angkat bicara terkait kabar yang beredar tersebut. Zaenudin mengaku baru mengetahui peristiwa itu dari video yang viral di media sosial. Setelah melakukan penelusuran internal, ia menyebut bahwa oknum yang diduga terlibat bukan berasal dari DPRD Kabupaten Semarang.

“Saya baru melihat informasinya dari video yang beredar, lalu saya coba konfirmasi ke teman-teman. Informasinya, yang bersangkutan merupakan anggota DPRD dari Kabupaten Temanggung. Hanya saja, kejadian berlangsung di wilayah Kabupaten Semarang,” jelas Zaenudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2026).

Terkait dugaan keterlibatan kader Partai PPP, Zaenudin menyatakan pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut. Namun ia menegaskan, partainya tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan.

“Apapun bentuknya, kekerasan adalah tindak pidana dan tidak bisa dibenarkan. Kami dari PPP tentu tidak membenarkan tindakan seperti itu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, selama ini situasi di Kabupaten Semarang relatif kondusif dan tidak diwarnai kasus serupa.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana menyampaikan, hingga saat ini belum ada aduan yang diterima.

“Mohon maaf, belum ada aduan, jadi kami belum dapat memberikan keterangan,” terangnya, melalui pesan singkat.

Ia mengatakan, rencana pelaporan akan dilakukan. Namun, ternyata belum terealisasi dan kemungkinan baru akan diajukan hari ini.

“Semalam tidak jadi (laporan). Mau buat lapor hari ini,” ucapnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Alfamart membuka peluang bagi produk UMKM Kabupaten Semarang untuk dipasarkan melalui jaringan toko modern dengan memenuhi standar kurasi, kualitas produk, dan kontinuitas pasokan. Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Diskumperindag akan memfasilitasi komunikasi dan pembahasan persyaratan kemitraan agar produk lokal dapat menjangkau konsumen lebih luas.
Produk UMKM Kabupaten Semarang Dinilai Tak Kalah Saing, Alfamart Buka Peluang Masuk Rak Toko
[pekok2]