URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Semarang perlahan menggeliat seiring kian terkendalinya pandemi Covid-19. Sejumlah DTW yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang menunjukkan adanya kenaikan jumlah wisatawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

featured-img

UNGARAN – Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Semarang perlahan menggeliat seiring kian terkendalinya pandemi Covid-19. Sejumlah DTW yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang menunjukkan adanya kenaikan jumlah wisatawan.

Seperti yang terlihat di DTW Candi Gedong Songo di Kecamatan Bandungan, Bukit Cinta dan Muncul Waterpark di Kecamatan Banyubiru, Pemandian Senjoyo di Kecamatan Tengaran, serta Museum Isdiman dan Monumen Palagan Ambarawa di Kecamatan Ambarawa. Secara umum terdapat kenaikan jumlah kunjungan yang signifikan di DTW tersebut terutama saat akhir pekan.

Hal itu diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Heru Subroto. Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung rata- rata mencapai 80 persen dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada tahun 2021 lalu, di mana pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah menerapkan PPKM.

“Tentu hal ini tak lepas dari konsistennya upaya pengendalian Covid-19 di Kabupaten Semarang. Karena saat ini Kabupaten Semarang PPKM Level 1 dan ketentuan pengetatan jumlah pengunjung sudah dilonggarkan menjadi 100 persen dari kapasitas,” ujarnya di Ungaran, Jumat (23/9/2022).

Di luar DTW yang dikelola Pemkab Semarang, sejumlah DTW di Kabupaten Semarang yang dikelola swasta juga terus meningkat kunjungannya.

“Seperti Dusun Semilir, Umbul Sidomukti, dan lainnya,” jelasnya.

Meski pandemi relatif terkendali, tambah Heru, wisatawan yang datang tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Termasuk mensyaratkan vaksin booster bagi pengunjung.

Ia berharap, tren kunjungan yang terus positif ini akan mampu memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Aplagi sejak Januari hingga Agustus 2022, capaian pendapatan dari target perubahan Tahun Anggaran 2022 sudah mencapai sekitar Rp 9 miliar dari target sebesar Rp 12 miliar.

“Insya Allah target tersebut akan dapat terpenuhi menjelang akhir tahun nanti,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara