KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

Pandemi Kian Terkendali, Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Naik 80 Persen

UNGARAN – Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Semarang perlahan menggeliat seiring kian terkendalinya pandemi Covid-19. Sejumlah DTW yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang menunjukkan adanya kenaikan jumlah wisatawan.

Seperti yang terlihat di DTW Candi Gedong Songo di Kecamatan Bandungan, Bukit Cinta dan Muncul Waterpark di Kecamatan Banyubiru, Pemandian Senjoyo di Kecamatan Tengaran, serta Museum Isdiman dan Monumen Palagan Ambarawa di Kecamatan Ambarawa. Secara umum terdapat kenaikan jumlah kunjungan yang signifikan di DTW tersebut terutama saat akhir pekan.

Hal itu diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Heru Subroto. Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung rata- rata mencapai 80 persen dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada tahun 2021 lalu, di mana pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah menerapkan PPKM.

“Tentu hal ini tak lepas dari konsistennya upaya pengendalian Covid-19 di Kabupaten Semarang. Karena saat ini Kabupaten Semarang PPKM Level 1 dan ketentuan pengetatan jumlah pengunjung sudah dilonggarkan menjadi 100 persen dari kapasitas,” ujarnya di Ungaran, Jumat (23/9/2022).

Di luar DTW yang dikelola Pemkab Semarang, sejumlah DTW di Kabupaten Semarang yang dikelola swasta juga terus meningkat kunjungannya.

“Seperti Dusun Semilir, Umbul Sidomukti, dan lainnya,” jelasnya.

Meski pandemi relatif terkendali, tambah Heru, wisatawan yang datang tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Termasuk mensyaratkan vaksin booster bagi pengunjung.

Ia berharap, tren kunjungan yang terus positif ini akan mampu memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Aplagi sejak Januari hingga Agustus 2022, capaian pendapatan dari target perubahan Tahun Anggaran 2022 sudah mencapai sekitar Rp 9 miliar dari target sebesar Rp 12 miliar.

“Insya Allah target tersebut akan dapat terpenuhi menjelang akhir tahun nanti,” tutupnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]