RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pasar Rakyat Tutup 1 Hari, Warga Tengaran Stok Kebutuhan Pangan

Pasar Rakyat Tutup 1 Hari, Warga Tengaran Stok Kebutuhan Pangan

Pasar Rakyat Tutup 1 Hari, Warga Tengaran Stok Kebutuhan Pangan

Salah seorang pedagang Pasar Kembangsari, Tengaran Kabupaten Semarang saat melayani pembeli, Rabu (14/7/2021).

RASIKAFM – Sejumlah warga di Kabupaten Semarang  membeli bahan kebutuhan pangan lebih banyak dari biasanya untuk stok selama beberapa hari ke depan. Ini dilakukan setelah pemerintah Kabupaten Semarang bakal menutup semua pasar rakyat selama satu hari, yakni pada Jumat (16/7/2021).

“Ada informasi, pasar akan ditutup satu hari. Makanya saya membeli barang kebutuhan pokok seperti telur, mi instan, bumbu dapur dan lainnya lebih banyak dari biasanya. Ini untuk stok hingga hari Minggu besok,” kata Warsiti (56) warga Karangduren, Tengaran saat ditemui di Pasar Kembangsari, Rabu (14/7/2021).

Salah seorang pedagang Sumiyati (52) menuturkan, kebijakan pemerintah menutup pasar selama satu hari untuk menekan penularan COVID-19, baik. Hanya, pemerintah juga harus memperhatikan nasib pedagang kecil yang pendapatannya tak menentu. Jika pasar ditutup, tentunya mereka tidak bisa berjualan dan tak ada pendapat.

“Mungkin, pemerintah bisa memberikan bantuan terhadap pedagang kecil. Atau ada solusi lain bagi pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, pada 16 Juli 2021 atau hari Jumat nanti semua pasar rakyat (tradisional) di Kabupaten Semarang akan ditutup. Kebijakan tersebut telah disosialisasikan kepada pedagang melalui surat yang diterbitkan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang.

“Penutupan pasar rakyat se Kabupaten Semarang secara serentak selama satu hari, yakni pada 16 Juli 2021 ini, menindaklanjuti instruksi Bupati Semarang tentang pemberlakuan PPKM darurat COVID-19,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang Heru Cahyono. (rief)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran