URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasokan sayuran di sejumlah wilayah Jawa Tengah menjadi tersendat karena perubahan cuaca yang ekstrem. Akibatnya, banyak masyarakat dan pedagang mengeluhkan harga sayuran yang mendadak melambung tinggi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasokan Sayuran di Jateng Tersendat Karena Cuaca Ekstrem, Bikin Harga Melambung Tinggi

Pasokan Sayuran di Jateng Tersendat Karena Cuaca Ekstrem, Bikin Harga Melambung Tinggi

Pasokan Sayuran di Jateng Tersendat Karena Cuaca Ekstrem, Bikin Harga Melambung Tinggi

featured-img

SEMARANG – Pasokan sayuran di sejumlah wilayah Jawa Tengah menjadi tersendat karena perubahan cuaca yang ekstrem. Akibatnya, banyak masyarakat dan pedagang mengeluhkan harga sayuran yang mendadak melambung tinggi.

Pantauan sejak sepekan terakhir di pasar pagi kompleks Pasar Johar Jalan Kauman Kota Semarang, harga dari berbagai jenis sayuran sudah melambung tinggi hingga pedagang dibuat pusing.

Harga kubis saat ini dipatok Rp. 12 ribu per kilogram. Nur Kasanah, seorang warga Semarang Utara kaget saat tahu harga wortel, daun seledri dan sejenisnya naik drastis ketimbang kondisi normal.

“Biasanya beli sop-sopan dikasih kubis, tapi ini berhubung kubisnya mahal, jadinya saya beli sayuran seadanya aja,” kata Nur Jumat (3/6/2022).

Tak hanya itu, ia mengatakan harga kentang, bayam dan cabai juga ikut bertambah mahal. Padahal, ibu satu anak ini biasanya rutin membuat sayur dengan harga yang terjangkau.

Terpantau juga sejumlah pedagang mengaku naiknya harga sayuran disebabkan pasokan dari para petani yang sangat terbatas. Wijinah, yang juga pedagang di pasar pagi kompleks Pasar Johar Jalan Kauman menyebut pasokan yang tersendat karena daerah Ambarawa dan Temanggung kerap dilanda hujan yang lebat.

“Sayurannya berkurang drastis. Ya jadinya apa-apa jadi mahal semua,” paparnya.

Sedangkan di Kampung Karangrejo Timur, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Banyumanik Semarang sejumlah warga juga mengeluhkan kondisi yang serupa. Jovita Nugroho, seorang ibu dua anak mengeluhkan sayuran yang dijual oleh pedagang keliling langgananya kini banyak yang busuk.

“Biasanya kan bakulnya ambilnya dari Sumowono. Nah, karena sekarang kan sering hujan deras, dimana-mana hujan gak menentu, sayuran yang dijual juga sedikit. Kalaupun ada, banyak sayuran yang ukurannya kecil-kecil,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Jateng, Arief Sambodo mengatakan mahalnya harga sayuran karena beberapa sentra penghasil sayuran di Jateng sedang mengalami cuaca ekstrem. Ia juga mengakui bahwa saat ini pasokan sayuran ke pedagang mengalami ketersendatan.

“Pada dasarnya sayuran tidak termasuk kami pantau, karena pemantauan sebatas pada bahan pokok (bapok). Sedangkan sayuran bukan termasuk bapok. Namun demikian kenaikan sayuran lebih lantaran pasokan yang belum lancar karena terganggu oleh anomali cuaca,” imbuhnya.

BACA JUGA :

M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?