KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelajar asal Susukan Meninggal didepan Dony Motor Salatiga, Karena apa?

Pelajar asal Susukan Meninggal didepan Dony Motor Salatiga, Karena apa?

Pelajar asal Susukan Meninggal didepan Dony Motor Salatiga, Karena apa?

Seorang pelajar berusia 16 tahun tewas dalam kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor di Jalan Soekarno Hatta, Salatiga. Peristiwa melibatkan kendaraan tak dikenal ini ditangani cepat oleh Satlantas Polres Salatiga untuk penyelidikan lebih lanjut dan identifikasi pengendara yang terlibat.
Foto dok IST
Anggota Satlantas polres Salatiga saat cek tkp laka

RASIKAFM.COM | SALATIGA – AMC(16), pelajar asal Desa Koripan, Susukan, Kabupaten Semarang, tewas setelah sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya mengalami laka didepan Dony Motor jalan Sukarno Hatta Salatiga pada Sabtu (29.11.2025) dini hari.

Korban mengalami luka serius memar pada kepala, fraktur pada tangan kanan dan kiri, serta memar pada leher. Korban sempat dilarikan ke RSUD Salatiga, namun kemudian dinyatakan meninggal oleh pihak medis.

Kanit Gakkum Polres Salatiga Aiptu Siswanto., S.H., menerangkan bahwa jajaran Satlantas langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu informasi masuk, anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Respons cepat di lapangan adalah kewajiban kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas,” jelas Siswanto.

Selain melakukan pengamanan lokasi, petugas juga langsung melakukan pendataan saksi-saksi, termasuk dua warga yang berada di sekitar kejadian. Beberapa keterangan awal digunakan untuk menguatkan penyelidikan mengenai keberadaan dan identitas pengemudi kendaraan yang terlibat namun tidak diketahui keberadaannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, sepeda motor Honda Vario melaju dari arah Isep-isep menuju Tingkir. Pada saat bersamaan, sebuah kendaraan bermotor yang belum diketahui identitasnya melaju di depannya, searah dengan korban.

Diduga pengendara sepeda motor kurang konsentrasi dan kehilangan kendali sehingga menabrak bagian belakang kendaraan tak dikenal tersebut. Benturan keras menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka berat yang berakibat fatal.

Polres Salatiga melalui Satuan Lalu Lintas memastikan bahwa penyelidikan terhadap kendaraan dan pengemudinya akan dilakukan secara maksimal.

“Kami sudah mengantongi beberapa informasi awal dari saksi-saksi di lapangan. Saat ini penyelidikan sedang berjalan untuk mengungkap identitas pengemudi serta keberadaan kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut,” tegas Siswanto.

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Darmin, mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan pengendara usia muda, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Fokus dan kewaspadaan menjadi faktor kunci dalam mencegah kecelakaan.

“Jalan raya bukan tempat untuk terburu-buru atau bermain-main. Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengajak semua pihak untuk lebih bijak dan disiplin dalam berlalu lintas,” tambahnya.

Polres Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta menegakkan aturan demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]