URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bertempat di lingkungan sekolah, puluhan guru dan pelajar SD Negeri (SDN) Sugihan 03, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengadakan doa bersama atas musibah gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelajar SDN Sugihan 03 Kirim Doa untuk Korban Gempa Cianjur

Pelajar SDN Sugihan 03 Kirim Doa untuk Korban Gempa Cianjur

Pelajar SDN Sugihan 03 Kirim Doa untuk Korban Gempa Cianjur

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) kemarin mengundang rasa keprihatinan seluruh lapisan masyarakat. Ucapan doa dan rasa simpati terus mengalir seiring bertambahnya korban jiwa dan luka-luka.

Bertempat di lingkungan sekolah, puluhan guru dan pelajar SD Negeri (SDN) Sugihan 03, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang turut mengadakan doa bersama atas musibah gempa tersebut, Selasa (22/11/2022). Mereka tampak khusyuk dan khidmat larut dalam alunan doa.

“Kami turut berdukacita atas terjadinya bencana gempa. Kami mendoakan seluruh masyarakat yang terdampak dan menjadi korban bencana diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” kata Kepala SDN Sugihan 03 Septina Ika Kadarsih ditemui usai menggelar doa bersama, Selasa (22/11/2022).

Pihaknya juga meminta agar pemerintah segera memberikan pelayanan terbaik bagi warga Cianjur. Terutama recovery pasca terjadinya gempa.

“Harapan kami, dengan kegiatan doa ini dapat melatih siswa peduli terhadap sesama seperti profil Pelajar Pancasila, tentang gotong royong,” paparnya.

Seperti diketahui, telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo M5,6 di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat dengan kedalaman 10 km, Senin (21/11/2022) pada pukul 13:21WIB.

Akibat gempa itu, sebanyak 162 orang dilaporkan meninggal dunia dan mayoritas adalah anak-anak. Disebutkan pula ada 326 warga luka-luka dan 13.784 orang mengungsi yang tersebar 14 titik pengungsian. Sementara kerusakan bangunan dengan skala 60-100 persen mencapai 2.345 unit. (win)

 

BACA JUGA :

Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga