URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berharap pembangunan salah satu jembatan kaca terpanjang di Indonesia itu pun dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak pekerjaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembangunan Jembatan Kaca Dilanjutkan, Hendi Minta Tepat Waktu

Pembangunan Jembatan Kaca Dilanjutkan, Hendi Minta Tepat Waktu

Pembangunan Jembatan Kaca Dilanjutkan, Hendi Minta Tepat Waktu

featured-img

Setelah sempat tertunda, pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo yang diproyeksikan sebagai daya tarik baru ibu kota provinsi Jawa Tengah akhirnya kembali dilanjutkan. Terkait itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun berharap pembangunan salah satu jembatan kaca terpanjang di Indonesia itu pun dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak pekerjaan. Untuk itu dirinya meminta untuk pelaksana pekerjaan bisa benar – benar bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah hari ini pembangunan jembatan kaca di Tinjomoyo bisa dilanjutkan kembali dan progresnya juga positif. Saya harap bisa terus konsisten sehingga bisa selesai tepat waktu, dan segera menjadi daya tarik baru Kota Semarang,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut. “Saya juga meminta Dinas PU untuk terus memberi perhatian agar kemudian tidak ada kendala yang mengakibatkan pekerjaan tertunda lagi,” tegasnyam, Kamis (25/8).

Sementara itu, Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suriyaty, mengungkapkan jika terdapat beberapa perubahan perencanaan konstruksi pembangunan jembatan dari rencana sebelumnya di tahun 2022 ini. Hal itu diungkapkannya agar jembatan lebih kokoh, dimana sebelumnya, perencanaan dasar jembatan menggunakan metode sumuran, sedangkan dama pengerjaannya di tahun ini secara penuh menggunakan metode cor siklop.

Adapun terkait belum terlihatnya kondisi fisik yang signifikan di lokasi pembangunan, Suriyaty menjelaskan jika hal itu disebabkan karena 50% pekerjaan dilakukan di pabrik. Sedangkan untuk pekerjaan fisik yang dianggap krusial ditegaskannya telah berhasil dikerjakan dengan progres keseluruhan sekitar 15%. Sehingga Kepala Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang tersebut meyakinkan jika pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala.

“Project jembatan kaca ini 50% nya merupakan barang pabrik. Jadi di saat ini untuk progres fisik sebesar 15% sudah sangat signifikan,” tegas wanita yang akrab disapa Aty tersebut. “Sehingga saya optimis Insya Allah pembangunan jembatan ini bisa berhasil selesai tepat waktu sesuai harapan Bapak Walikota Semarang. Dan untuk target selesainya sendiri pada tanggal 28 Desember tahun 2022,” jelasnya.

Di sisi lain, dirinya menuturkan jika sarana prasarana pendukung Jembatan Kaca Tinjomoyo seperti lahan parkir akan dibahas selanjutnya setelah pekerjaan utama selesai dikerjakan. Pasalnya, pada tahun 2022 ini Pemerintah Kota Semarang masih berfokus dalam merampungkan konstruksi jembatan agar tidak tertunda lagi dalam pekerjaannya. “Pastinya nanti setelah jembatannya selesai pada 28 Desember 2022, sarana prasarana pendukung, seperti lahan parkirnya seperti apa, akan dibahas oleh Pemerintah Kota Semarang,” terang Aty.

Seperti yang diketahui, Jembatan Kaca Tinjomoyo merupakan salah satu objek wisata baru yang telah diwacanakan pembangunannya sejak beberapa tahun kebelakang, oleh Pemerintah Kota Semarang. Namun dalam prosesnya, pembangunan jembatan kaca dengan panjang lebih dari 60 meter tersebut urung dianggarkan karena terjadi pandemi Covid-19. Pada saat itu Pemerintah Kota Semarang memilih lebih memfokuskan anggaran guna penanganan pandemi Covid-19.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga