KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pembelajaran Tatap Muka di Semarang, Hendi : Memungkinkan Namun Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Pembelajaran Tatap Muka di Semarang, Hendi : Memungkinkan Namun Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Pembelajaran Tatap Muka di Semarang, Hendi : Memungkinkan Namun Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat acara pemberian bantuan tabung oksigen dari Kadin, Senin (23/8/2021)

SEMARANG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) siap diuji cobakan di Kota Semarang dalam waktu. Sejumlah sekolah – sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP dimungkinkan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, disela-sela acara pemberian bantuan tabung oksigen dari Kadin, Senin (23/8/2021), mengungkapkan, kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di level 3 memang memungkinkan untuk menggelar kegiatan PTM tersebut.

“PTM di PPKM level 3 memang dimungkinkan, tapi tentu saja dengan kriteria pembatasan yang sangat ketat. Dari clue ‘diperbolehkan’, terkait Perwal PKM Kota Semarang nanti Pak Gun (Gunawan Saptogiri/Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang) bisa memulainya dari beberapa sekolah dulu,” kata wali kota yang biasa disapa Hendi ini.

Disinggung soal kapan uji coba PTM tersebut dilaksanakan, Hendi mengaku hal tersebut harus melihat dari kesiapan sekolah yang akan menggelar PTM, apakah sudah benar-benar siap atau belum terkait penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekolahnya siapnya kapan? Saya rasa semua memungkinkan tapi dengan kehati – hatian yang sangat tinggi. Dan dengan catatan, apabila orangtua siswa tidak memperbolehkan maka tetap dimungkinkan proses belajarnya dengan model mix, daring dan luring,” katanya.

Terkait bantuan dari Kadin pusat yang dilakukan hari ini, sebanyak 400 tabung oksigen diserahterimakan secara simbolis dari perwakilan Kadin kepada Pemkot Semarang. Nantinya seluruh tabung oksigen tersebut akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit di Kota Semarang yang menangani Covid-19.

“Semoga bantuan tabung oksigen dari Kadin ini bisa membantu kebutuhan oksigen di tiap rumah sakit, walaupun sekarang ketersediaan oksigen di Kota Semarang sangat mencukupi, dan lagi kasusnya (Covid-19) sudah turun. Kami juga sedang menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan PPKM, harapannya levelnya juga turun,” katanya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang