[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang meraih prestasi gemilang dengan memenangkan penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023 melalui program "Pangeran Diponegoro." Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, penghargaan tersebut diserahkan dengan penuh kehormatan kepada Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemerintah Kota Semarang Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023

Pemerintah Kota Semarang Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023

Pemerintah Kota Semarang Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023

Foto: Dok. Pemkot Semarang
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih penghargaan atas inovasi pelayanan program Pamgeran Diponegoro sebagai Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023, di Jakarta, Selasa, (21/11/2023).

Kota Semarang mencatatkan prestasi membanggakan melalui program inovatif “Pangeran Diponegoro,” yang berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu dari Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023. Acara penghargaan, yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, menjadi tonggak sejarah dalam mengakui pencapaian luar biasa Kota Semarang dalam mengembangkan terobosan pelayanan publik yang signifikan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, dengan penuh kehormatan menyerahkan penghargaan ini secara langsung kepada Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak terkait.

Program “Pangeran Diponegoro” Menjadi Pusat Perhatian

“Alhamdulillah, mewakili Pemerintah Kota Semarang, kami menerima penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023 melalui program Pangeran Diponegoro,” ujar Hevearita Gunaryanti Rahayu dengan penuh rasa syukur di Jakarta.

Program ini merupakan singkatan dari Pencapaian Program UHC Kota Semarang 100 persen Didukung dengan Peran Lintas Program dan Lintas Sektor Secara Gotong Royong. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, inovasi ini tidak hanya menciptakan model pelayanan inklusif dan berkelanjutan tetapi juga berhasil menggandeng perusahaan-perusahaan, UMKM, tokoh masyarakat, dan bank sampah untuk mendukung pembiayaan kesehatan masyarakat melalui konsep Universal Health Coverage (UHC).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, program Pangeran Diponegoro berupaya agar pembiayaan UHC tidak bergantung pada APBD. Dengan melibatkan perusahaan-perusahaan dan pihak lainnya, Pemerintah Kota Semarang berhasil mengurangi anggaran UHC yang dikeluarkan melalui APBD, menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan pendekatan inovatif yang berkelanjutan.

Dengan penghargaan ini, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan bahwa Pemerintah Kota Semarang semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan menciptakan program terbaik. “Harapannya program Pemkot Semarang ini bisa mencapai ‘achievement’ lima besar dan terus memotivasi teman-teman OPD agar lebih berinovasi lagi,” kata Rahayu.

Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan pentingnya pelayanan publik berkualitas sebagai salah satu syarat Indonesia menuju status negara maju. Dia memberikan apresiasi kepada kepala daerah dan semua pihak yang berperan dalam menciptakan pelayanan publik yang baik. Abdullah berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi kepala daerah lainnya untuk turut memiliki semangat serupa.

Pemberian Penghargaan Pelayanan Publik 2023

Selain memberikan penghargaan terhadap tiga instansi terbaik, acara ini juga menyerahkan penghargaan terhadap penyelenggaraan MPP terbaik, pemantauan dan evaluasi sarana prasarana ramah kelompok rentan, serta Top 45 Inovasi Terpuji KIPP 2023 dan lima pemenang Outstanding Achievement Public Service Innovation (OAPSI) 2023.

BACA JUGA :

Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

Leave a Comment

Leave a Comment

[nama-tag]

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

[pekok2]