KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemuda di Gedanganak Ungaran Gantung Diri, Polisi Temukan Secarik Kertas Berisi Tulisan Ini

Pemuda di Gedanganak Ungaran Gantung Diri, Polisi Temukan Secarik Kertas Berisi Tulisan Ini

Pemuda di Gedanganak Ungaran Gantung Diri, Polisi Temukan Secarik Kertas Berisi Tulisan Ini

Polisi melaksanakan olah TKP orang meninggal gantung diri di Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur, Selasa (2/8/2022). (Foto/IST)

UNGARAN – AK (36), seorang pemuda yang beralamat di Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di rumahnya, Selasa (2/2022). Ia diduga bunuh diri menggunakan seutas tali rafia yang disambung dengan kain sarung yang terikat pada teralis pegangan anak tangga rumahnya.

Menurut penuturan Kapolsek Ungaran, Kompol Gunawan Wibisono, peristiwa itu berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya orang meninggal dunia akibat gantung diri. Kronologinya, korban kali pertama ditemukan oleh salah seorang saudaranya saat hendak membangunkan tidurnya.

“Saudaranya ini mau membangunkan tidur, karena sudah jam 08.30 kok belum kelihatan. Saat mau ke kamar, dia lihat korban sudah dalam posisi menggantung di tangga menuju lantai dua,” jelasnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (2/8/2022).

Setelah mendapatkan laporan, pihaknya segera menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan awal oleh unit INAFIS Polres Semarang dibantu tenaga medis dari Puskesmas Leyangan, Ungaran Timur.

“Hasil olah TKP, ditemukan secarik kertas bertuliskan ‘maaf belum bisa membahagiakan panjenengan’. Ditambah lagi sesuai keterangan saksi korban sudah sejak tiga bulan lalu sudah mengutarakan niatnya untuk bunuh diri karena tidak mau menjadi beban keluarga,” imbuhnya.

Atas permintaan keluarga, jenazah korban tidak diautopsi dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]