URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penanganan lumpur akibat diterjang banjir bandang di Rukun Warga (RW) 6 Perumahan Wahyu Utomo, Kelurahan Tambak Aji, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang ditargetkan selesai besok.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penanganan Banjir di Perum Wahyu Utomo Semarang Ditargetkan Selesai Besok

Penanganan Banjir di Perum Wahyu Utomo Semarang Ditargetkan Selesai Besok

Penanganan Banjir di Perum Wahyu Utomo Semarang Ditargetkan Selesai Besok

featured-img

SEMARANG – Penanganan lumpur akibat diterjang banjir bandang di Rukun Warga (RW) 6 Perumahan Wahyu Utomo, Kelurahan Tambak Aji, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang ditargetkan selesai besok.

Camat Ngaliyan, Moeljanto mengaku kini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bekerja sama dengan TNI-Polri mengerahkan ratusan personel untuk membantu warga dalam membersihkan jalanan berlumpur dan rumah yang rusak akibat diterjang banjir bandang.

“Kita gabungan kurang lebih mengerahkan 700 personel. 700 personel itu TNI 100, tadi ada dari Banteng Raider, Arhanud, kemudian di luar itu ada dari Koramil, Polsek. Kemudian Satpol PP 150, tim DPU ada 250, lalu yang di non-ASN tenaga kebersihan kecamatan sekitar 100. Ada dari pramuka, relawan jadi lebih kurang 700 hari ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (8/11/2022).

“Insyaallah target kita besok sudah beres semuanya alhamdulillah kalau kita lihat perubahannya sangat signifikan,” tambahnya.

Moeljanto mengatakan, kini akses jalan di Perumahan Wahyu Utomo sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan. Banyak mobil-mobil dump truk yang keluar masuk membawa sampah dan barang-barang yang sudah tidak terpakai.

“Ini yang Fasum (fasilitas umum) yang jalan sudah hampir semuanya sudah mulai bisa dilewati. Tadi juga yang non-ASN kecamatan se-Kota Semarang itu masuk ke rumah juga sudah boleh. Saya katakan 80 persen semua hampir selesai. Nanti kita lanjutkan lagi, insyaallah esok tinggal perapian saja. Tinggal mengambil sampahnya,” katanya.

Selain membantu warga mengevakuasi jalan dan tempat tinggalnya, Pemerintah Kota Semarang juga menyediakan dapur umum dan posko kesehatan.

“Untuk dapur umum dari hari senin. Di Kelurahan Tambak Aji ada dapur umum, Kecamatan Ngaliyan juga ada dapur umum ada 2,” terangnya.

“Tadi untuk kesehatan dari Bidokkesnya polisi itu membagikan obat ke masing-masing rumah. Kami juga melakukan pengumpulan pakaian kotor semuanya dikumpulkan nggak tau dapat berapa kilo untuk kita laundry kita biayai,” lanjutnya.

Sementara itu, Dokter dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Reni Yulianti menambahkan, sejumlah warga telah mendatangi posko kesehatan karena kesahatannya terganggu.

“Sudah ada beberapa yang ke sini rata-rata orang tua dan remaja laki-laki. Keluhannya pusing karena tensi darahnya tinggi. Mungkin karena kecapekan karena habis bersih-bersih,” ungkap dia.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan mereka di tengah bencana yang mereka alami.

“Kalau merasa sudah capek istirahat saja, karena kalau tensinya tinggi ancamannya berbahaya bisa stroke. Minum vitamin juga,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved