URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bacaegistrasi DPRD Kabupaten Semarang untuk Pemilu Serentak 2024 telah dibuka, namun hingga saat ini belum ada satupun parpol peserta Pemilu 2024 yang mendaftarkan bakal calon legislatif-nya ke KPU Kabupaten Semarang. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1-14 Mei 2023 dan hari terakhir pendaftaran hingga pukul 23.59 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pendaftaran Bacaleg DPRD Kabupaten Semarang Masih Sepi

Pendaftaran Bacaleg DPRD Kabupaten Semarang Masih Sepi

Pendaftaran Bacaleg DPRD Kabupaten Semarang Masih Sepi

Bacaegistrasi DPRD Kabupaten Semarang untuk Pemilu Serentak 2024 telah dibuka, namun hingga saat ini belum ada satupun parpol peserta Pemilu 2024 yang mendaftarkan bakal calon legislatif-nya ke KPU Kabupaten Semarang. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1-14 Mei 2023 dan hari terakhir pendaftaran hingga pukul 23.59 WIB.
(Foto/win)
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi.

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Semarang untuk Pemilu Serentak 2024 telah dibuka. Akan tetapi hingga saat ini diketahui belum ada satupun partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU Kabupaten Semarang.

Ditemui di sela acara silaturahmi bersama forkompimda Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Selasa (2/5/2023), Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi menyampaikan pendaftaran bacaleg itu telah dibuka dari tanggal 1-14 Mei 2023 dari jam 08.00 hingga 16.00 WIB.

“Khusus hari terakhir, dari jam 08.00 sampai 23.59 WIB,” ungkapnya.

Diakuinya, belum ada parpol yang mendaftarkan bacalegnya pada hari kedua pendaftaran ini. Meski demikian beberapa parpol sudah datang untuk berkonsultasi dalam rangka menyiapkan syarat administrasi pendaftaran.

“Sekretaris PDIP sudah konsultasi, katanya mau daftar sebelum tanggal 5 Mei. PKS dan Demokrat juga sampai kemarin katanya mau daftar pada tanggal sesuai nomor urut parpolnya. Sampai hari ini baru konsultasi kelengkapan administrasi unggah Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan Sistem Informasi Pencalonan (Silon),” ujarnya.

Sementara terkait kendala yang dialami, Maskup menambahkan server Elektronik Surat Keterangan (Eraterang) Dirjen Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung sempat down, sehingga para bacaleg merasa kesulitan saat hendak mengurus surat keterangan belum pernah dipidana dan sebagainya.

“Tapi alhamdulillah tadi pagi sudah koordinasi dengan Pengadilan Negeri Ungaran, server sudah normal dan bisa diakses kembali,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved