URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Jalan utama di depan balai desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendadak ramai pada Sabtu (13/7/2024) karena ribuan warga datang menyaksikan pawai Jolenan, agenda tahunan desa. Sebanyak 19 kreasi dan hasil bumi dari tiap RT dipamerkan, termasuk replika sapi, capung, nyamuk, burung Garuda, dan gunungan hasil bumi yang diarak keliling desa dan diperebutkan warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penuh Kearifan Lokal, Peserta Pawai Jolenan Kemetul Susukan 2024

Penuh Kearifan Lokal, Peserta Pawai Jolenan Kemetul Susukan 2024

Penuh Kearifan Lokal, Peserta Pawai Jolenan Kemetul Susukan 2024

Siswa Siswi dan guru dari SDN Kemetul Susukan saat tampil dalam acara Pawai Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan.

Foto dok SDN Metul

Siswa Siswi dan guru dari SDN Kemetul Susukan saat tampil dalam acara Pawai Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SUSUKAN – Jalan utama didepan balaidesa Kemetul Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mendadak ramai, Sabtu (13/7/2024).
Keramaian jalan desa itu tak lain saat ribuan warga sengaja datang untuk menyaksikan pawai Jolenan yang merupakan agenda rutin tahunan desa tersebut.

Sebanyak 19 kreasi dan hasil bumi dipamerkan dalam acara tersebut. Masing-masing Kelompok RT menampilkan kesenian dan kreasinya.
Di antaranya ada replika sapi, capung, nyamuk, dan burung Garuda. Selain itu juga ada gunungan hasil bumi yang diarak keliling desa dan menjadi rebutan warga.

Kepada rasikafm.com, Kepala Desa Kemetul, Agus Sudibyo menjelaskan, acara Jolenan yang merupakan singkatan Ojo Kelalen (Jangan dilupakan).

Tujuannya agar masyarakat tidak lupa bersyukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah. Tradisi ini digelar secara rutin setiap tahunnya dan sudah berjalan secara turun-temurun.

“Rangkaian acara digelar sejak Jumat (12/7/2024) dengan doa bersama. Kemudian dilanjutkan dengan pawai Jolenan ini dan malam harinya ada wayang kulit,” kata Agus Sudibyo.

Agus menyebut, pawai Jolenan biasanya digelar setelah panen kretek, atau panen yang dilakukan saat musim kemarau. Tahun ini pawai diikuti oleh 19 RT dan 2 Sekolah yang ada di Desa Kemetul.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan sangat meriah. Banyak warga yang memang menantikan acara ini,” ungkap Agus.

Warga saat berebut gunungan

Seorang warga, Rika mengaku sengaja datang dalam acara ini sejak pagi. Tujuannya agar bisa mendapatkan gunungan hasil bumi yang diarak.

“Tadi datang sejak pagi. Tadi berebut akhirnya bisa dapat kubis, tomat, cabai, dan sayur-sayuran,” kata Rika.

Diakuinya, sayuran dari gunung itu dipercaya membawa tuah karena telah didoakan sebelum acara pawai Jolenan. Dia berharap acara seperti terus bisa dilanjutkan. Sebab sebagai bentuk pelestarian budaya.

“Selain itu, juga menjadi wadah kekompakan antar warga dan juga kreativitas warga. Karena kemarin buat bareng-bareng gunungan dan replika kreasi,” tandasnya.

Sementara itu, dalam acara pawai kali ini peserta dari SDN Kemetul Susukan, menerjunkan 60 siswa dan 10 guru, dengan tema Kearifan lokal, yakni membawakan Tari keprajuritan.

Kepala Sekolah SDN Kemetul, Jiyem menyebut jika sekolahnya kerap mengikuti pawai yang digelar oleh pihak Pemerintah Desa, bahkan dia mengaku jika biaya berhias ditanggung sendiri oleh orang tua siswa, sekolah hanya menyediakan kostum. “karena kegiatan rutin desa, maka orang tua sudah memahaminya, apalagi sekolah kami merupakan sekolah penggerak” ujar Jiyem.

Kades Kemetul Agus Sudibyo saat diwaancarai wartawan

BACA JUGA :

Perayaan ulang tahun ke-74 Reog Kendalen Wiroyudo digelar di Punden Kali Kembang, Desa Jetak, Sabtu (15/11/2025). Warga dan perangkat desa mengadakan ritual sebagai bentuk penghormatan sejarah seni yang berdiri sejak 1951. Acara bertujuan melestarikan budaya Jawa dan memotivasi generasi muda menjaga tradisi.
Warga Jetak Getasan Gelar Ritual di Petilasan Nyai Sekar
Desa Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Semarang, menggelar tradisi tahunan Merti Dusun 2025 pada 5–19 Oktober. Warga melaksanakan bersih desa, wilujengan, kirab budaya, hingga pagelaran seni. Tradisi ini menjadi wujud syukur, sarana melestarikan budaya Jawa, serta mempererat kebersamaan masyarakat melalui prosesi adat dan hiburan rakyat.
Merti Dusun Gedanganak 2025: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa di Ungaran
Bener Culture Carnival V 2025 berlangsung meriah dengan ribuan warga memadati halaman Kantor Balai Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (24/8/2025), menghadirkan 3.041 peserta dari enam dusun yang menampilkan atraksi paskibra, drumblek, parade mobil dan sepeda hias, busana profesi, hingga kostum kreatif sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus peringatan HUT ke-80 RI.
Ribuan Peserta Ikuti Gelaran Bener Culture Carnival 2025
Tradisi larungan sesaji atau Sedekah Rawa kembali digelar oleh masyarakat di kawasan Bukit Cinta, Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang pada Sabtu (2/8/2025) sore sebagai bagian dari Festival Rawa Pening 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Pandiman, sesepuh Paguyuban Rawa Pening Handayani, dan melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang serta seniman dari dalam dan luar negeri.
Seniman Jerman hingga Meksiko Turut Ramaikan Larung Sesaji dalam Balutan Saundarya Rawa Pening

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, edukasi kamtibmas, serta pembentukan Duta Kedisiplinan guna menciptakan pelajar yang tertib dan bertanggung jawab.
Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga
Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Atur Strategi Tarik Minat Investor di Tengah Tak Menentunya Situasi Geopolitik Global
Pemkab Semarang menegaskan iklim investasi tetap kondusif di tengah isu geopolitik pada April 2026 di Ungaran. Sekda Valeanto Soekendro menyebut minat investor masih tinggi, didukung langkah pemerintah...
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner, kriya, dan seni tradisional sebagai upaya memperluas pasar serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner,...
BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan, dilengkapi edukasi kesehatan, lomba kostum, serta hadiah menarik bagi peserta.
Balapan Mlayu 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Hidup Sehat di Semarang
BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya...
Truk tronton bermuatan paket milik Shopee terbakar di Tol Solo–Semarang KM 450+100, Minggu (19/4/2026) pagi. Kebakaran dilaporkan pukul 05.45 WIB dan diduga berasal dari percikan api di bak truk. Damkar Salatiga bersama Damkar Semarang memadamkan api hingga pukul 08.12 WIB tanpa korban jiwa.
Truk Paket Shopee Terbakar di Tol Solo–Semarang, Damkar Salatiga Berjuang Padamkan Api
Truk tronton bermuatan paket milik Shopee terbakar di Tol Solo–Semarang KM 450+100, Minggu (19/4/2026) pagi. Kebakaran dilaporkan pukul 05.45 WIB dan diduga berasal dari percikan api di bak truk. Damkar...
Muat Lebih

POPULER

Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandungan, Kabupaten Semarang, viral di media sosial pada Selasa (14/4/2026) setelah video kuasa hukum korban beredar. Peristiwa diduga terjadi di tempat karaoke saat korban dan terduga pelaku mabuk, namun polisi masih menunggu laporan resmi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita di Bandungan, Ketua Fraksi PPP: Bukan dari DPRD Kabupaten Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved