URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 3 juta liter minyak goreng curah untuk persiapan bulan suci Ramadan dan jelang Lebaran tahun 2022. 

Mbak Google

KABAR RASIKA

Persiapan Ramadan Dan Jelang Lebaran, Disperindag Jateng Siapkan 3 Juta Liter Minyak Goreng Curah 

Persiapan Ramadan Dan Jelang Lebaran, Disperindag Jateng Siapkan 3 Juta Liter Minyak Goreng Curah 

Persiapan Ramadan Dan Jelang Lebaran, Disperindag Jateng Siapkan 3 Juta Liter Minyak Goreng Curah 

featured-img

SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 3 juta liter minyak goreng curah untuk persiapan bulan suci Ramadan dan jelang Lebaran tahun 2022.

Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo mengatakan, hal itu dilakukan guna menekan harga minyak goreng serta memberikan stok ketersedian minyak goreng curah di Jateng.

Sebagai langkah untuk mengendalikan minyak goreng pada saat memasuki bulan ramadan, pihaknya akan bekerja sama dengan perusahan BUMN untuk menggelontorkan ribuan ton minyak goreng yang nantinya akan diberikan atau disalurkan di setiap daerah Jawa Tengah.

“Kami dengan beberapa perusahaan BUMN akan mengisinya di tanggal 3-4 April itu akan datang dalam jumlah cukup banyak 3000ton minyak goreng nanti dari PT Rajawali Nusindo sekitar pertengah April akan datang dalam rangka untuk mencukupi stok,” ujar Arif belum lama ini di kantornya.

Ia berharap pada penyaluran minyak goreng ini nantinya bisa menjaga kebutuhan stok di Jateng dan mempengaruhi harga di pasar dimana rata-rata memiliki harga diatas harga eceran tertinggi (HET).

“Untuk kebutuhan sepanjang bulan ramadan dan sampai pasca ramadan atau beberapa hari sebelum lebaran diharap tercukupi. Dan tentunya upaya untuk mempengaruhi harga pasar yang relatif diatas HET, pedagang nanti bisa jual di harga Rp. 14 ribu,” terangnya.

Disisi lain, Arif menjelaskan bahwa pemberian minyak ini dilakukan bukan untuk menjalankan operasi pasar melainkan pengisian kebutuhan stok minyak goreng bagi pedagang di pasar

“Bukan operasi pasar, karena operasi pasar sekarang dilarang. Operasi pasar artinya kepada konsumen tetapi pengisian minyak goreng curah di pasar atau distribusi pasar jadi kita ngocornya ke para pedagang,” paparnya.

Arif mengakui bahwa memang ada kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga sebelum Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.11 Tahun 2022 Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Curah.

“Di bulan-bulan Februari (sebelum Permendag No.11 2022) yang semula patokannya Rp. 14 ribu atau HET (Harga Eceran Tertinggi), sekarang minyak goreng kemasan dilepas mekanisme pasar harganya bergerak antara Rp. 24 sampai 25 ribu perliter,” jelasnya.

“Artinya memang ada kenaikan karena menyesuaikan mekanisme pasar namun untuk stok minyak goreng melimpah dan bisa di cek di pasar-pasar modern maupun tradisional,” katanya.

Arif mengatakan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Satgas Pangan Polda Jateng sedang memfokuskan dalam pengawasan dan menjaga untuk ketersediaan minyak curah yang di HET kan. Untuk stok minyak goreng kemasan sederhana di Jawa tengah, Dia mengatakan masih cukup banyak meskipun mengalami kenaikan harga.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga