KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo Dengan Modus Dicampurkan Ke Orek Tempe

Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo Dengan Modus Dicampurkan Ke Orek Tempe

Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo Dengan Modus Dicampurkan Ke Orek Tempe

SEMARANG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika berupa pil koplo dengan mencampurkan pada makanan orek tempe dalam dua kemasan plastik pada Kamis sore (14/4/2022).

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengatakan, penggagalan itu bermula ketika petugas menerima kiriman barang yang ditujukan untuk warga binaan melewati layanan drive thru di Lapas.
Menurutnya, petugas yang menjaga saat pendistribusian makanan curiga ketika memeriksa dan mencicipi rasa makanan yang dikirimkan itu.
Apalagi ketika akan didistribusikan kepada narapidana, terlihat gerak gerik narapidana yang mencurigakan yaitu narapidana terlihat terburu-buru ingin segera mendapatkan kiriman makanan tersebut.

“Saat dicek oleh salah seorang petugas, makanan itu memiliki tekstur warna yang berbeda dan ternyata rasanya pahit pekat,” kata Tri Saptono, Jumat (15/4/2022).

Setelah diperiksa, dua bungkus masakan dalam bentuk orek tempe tersebut ternyata sudah dicampuri obat keras yang termasuk daftar G. Adapun napi yang akan menerima barang kiriman itu adalah HK dan langsung dimintai keterangan.

Dari hasil pemeriksaan, HK mengaku telah mencampur 60 butir pil koplo yang telah digerus dan dilumat kedalam masakan orek tempe.

“Pelaku langsung diperiksa dan ditempatkan di sel isolasi karena melanggar tata tertib di Lapas. Sanksi nya bisa dicabut hak-haknya seperti hak remisi dan pembebasan bersyarat,” paparnya.

Sementara itu, saat ini bungkusan masakan orek tempe tersebut langsung dimusnahkan oleh petugas dengan cara dibakar.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang