URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polrestabes Semarang mencabut status tersangka dari satu driver ojek online (ojol) yang terjerat kasus pengeroyokan berujung maut terhadap terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di SPBU Majapahit Kota Semarang pada Sabtu (24/9/2022) sore lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Cabut Status Tersangka Satu Ojol yang Terlibat Kasus Pengeroyokan di Semarang

Polisi Cabut Status Tersangka Satu Ojol yang Terlibat Kasus Pengeroyokan di Semarang

Polisi Cabut Status Tersangka Satu Ojol yang Terlibat Kasus Pengeroyokan di Semarang

featured-img

SEMARANG – Polrestabes Semarang mencabut status tersangka dari satu driver ojek online (ojol) yang terjerat kasus pengeroyokan berujung maut terhadap terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di SPBU Majapahit Kota Semarang pada Sabtu (24/9/2022) sore lalu.

Satu orang yang kini sebagai saksi yakni bernama Budi Warsono warga Kebonagung, Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. Pria berusia 45 tahun ini sebelumnya diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan di Jalan Nogososoro, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan terhadap Kukuh Panggayo Utomo warga Jatisari Mijen Kota Semarang.[irp posts=”43196″ name=”ADO Jateng Beri Bantuan Hukum Bagi Para Ojol yang Menjadi Tersangka Penganiayaan di Semarang”]

Budi kemudian ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya yaitu Nugroho Saputro (36) warga Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Zaini Dahlan (47) warga Sayung, Kabupaten Demak dan Harlan warga Semarang karena membuat korban meninggal usai mengalami pendarahan dalam otak.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, dari pemeriksaan lebih lanjut, Budi ternyata mau tak mau harus membela diri ketika terduga pelaku penganiayaan terhadap rekan ojolnya yang bernama Hasto Priyo Wasono (54) ini nekat melawan menggunakan senjata tajam ketika akan dibawa ke Polsek Pedurungan.

Donny menjelaskan, ada dua orang yang melakukan penganiayaan terhadap Hasto. Kedua orang ini masing-masing bernama Kukuh dan A yang kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Usai melakukan penganiayaan dan membuat geram para driver ojol di Semarang, kedua orang ini terpantau oleh para ojol di daerah Tlogosari, Kecamatan Pedurungan Semarang. Kemudian para ojol menyebarkan informasi ini melalui sebuah grup di media sosial dengan maksud bersatu untuk menangkap penganiya rekannya.

Kemudian, saat A hendak diamankan dan dibawa ke Polsek Pedurungan, Kukuh berlari kearah Budi dengan menggenggam pisau agar A bisa lepas dan melarikan diri. Namun yang terjadi malah duel antara Kukuh dan Budi hingga berakibat keduanya mengalami luka.

“Budi saat kejadian di TKP (tempat kejadian perkara) Nogososro, yang bersangkutan (Budi) datang dengan maksud untuk membawa orang yang diduga melakukan penganiayaan yang pertama (di SPBU Majapahit) yaitu A ke Polsek Pedurungan. Cuma ketika melihat kemudian merangkul A untuk dibawa ke Polsek, tersangka kejadian (penganiayaan) pertama (di SPBU Majapahit) atas nama Kukuh yang kini meninggal dunia dan menjadi korban melakukan perlawanan mengeluarkan senjata tajam,” ujar Donny seperti keterangan yang diterima, Kamis (29/9/2022).

“Saksi atas nama Budi ini terluka di tangan kanan dan pipinya dan melihat kejadian itu saksi Budi langsung melepas helmnya dan melempar kearah Kukuh yang mengakibatkan korban Kukuh terjatuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Donny menerangkan, dari pemeriksaan inilah kemudian Budi kemudian dilepas statusnya sebagai tersangka. Meski demikian, untuk penetapan hukumnya tetap diputuskan oleh kejaksaan.

“Sejauh ini kita menyimpulkan bahwa saksi atas nama Budi melakukan hal itu (melempar helm) atas dasar membela diri. Tapi nantinya kita tetap akan menunggu ketika kita ajukan kepada kejaksaan nanti hasilnya bagaiamana apakah sebagai saksi atau mungkin memiliki peluang menjadi tersangka. Berkas tetap berjalan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta