KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Desa Duren, Sumowono, Selasa (26/5/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bantuan sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto diserahkan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk masyarakat di dusun yang dihuni sekitar 270 kepala keluarga.

Sapi kurban yang dipilih merupakan sapi jenis simental milik Untung Rahardjo, peternak asal Desa Wirogomo, Banyubiru. Sapi jenis sementara berusia lima tahun itu memiliki bobot mencapai 1,48 ton dengan nilai sekitar Rp 103 juta.

Ngesti mengatakan, Dusun Duren diprioritaskan menerima bantuan sapi kurban Presiden karena wilayah tersebut belum pernah memperoleh bantuan serupa. Selain itu, beberapa waktu lalu kawasan tersebut juga terdampak bencana alam, mulai dari jembatan ambles, talut longsor hingga pergerakan tanah.

“Dusun Duren ini berada di wilayah perbatasan dan terdapat sekitar 270 kepala keluarga. Kami menilai masyarakat di sini layak menerima bantuan sapi kurban Presiden. Belum lama ini juga terjadi bencana seperti jembatan ambles, longsor talut, dan tanah bergerak,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang Moh Edy Sukarno menjelaskan, sapi bantuan Presiden dipilih melalui sejumlah persyaratan ketat sesuai ketentuan dari Sekretariat Presiden. Hewan kurban harus memenuhi standar kesehatan, sudah divaksin, bebas cacing, dan memiliki bobot sesuai ketentuan.

“Jenis sapinya simental dengan bobot 1,48 ton. Selain itu, Desa Duren dipilih karena selama ini belum pernah menerima bantuan hewan kurban,” jelasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]