URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan seorang pria yang melakukan kekerasan terhadap pengendara motor di Jalan Kelud Raya, Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur Sabtu (14/5/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Semarang Aniaya Pemotor Karena Tak Terima Diingatkan Saat Lawan Arah

Pria Asal Semarang Aniaya Pemotor Karena Tak Terima Diingatkan Saat Lawan Arah

Pria Asal Semarang Aniaya Pemotor Karena Tak Terima Diingatkan Saat Lawan Arah

featured-img

SEMARANG – Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan seorang pria yang melakukan kekerasan terhadap pengendara motor di Jalan Kelud Raya, Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pelaku bernama The Yosie Amanda Kusuma warga Jalan Puspowarno Selatan, Kecamatan Semarang Barat. Pelaku melakukan kekerasan terhadap Faisal Aldi Ardiansyah Fabrin, warga Kota Semarang lantaran tak terima diingatkan ketika melawan arah saat mengendarai motor.

Merasa tidak terima dan babak belur dipukuli, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dirumahnya, pada Selasa (17/5/2022).

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny S Lumbatoruan mengatakan kejadian bermula saat tersangka bersama dua rekannya yaitu Dany Surya dan Jimmy Wisudawan, berboncengan mengendarai sepeda motor melawan arah di Jalan Kelud Raya. Kemudian, saat berpapasan dengan korban, ada sedikit senggolan antara motot korban dan pelaku.

“Tersangka awalnya melakukan minum minum di suatu tempat bersama saksi. Kemudian berboncengan tiga mengendarai motor. Pada saat melintas, korban mengejar korban dan menghentikan kendaraan. Selanjutnya membabi buta melakukan pemukulan dan menendang korban,” ujar Donny saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Rabu (18/5/2022).

Kejadian ini juga terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Terlihat, korban sempat meminta maaf sebelum terjadi pemukulan. Akan tetapi, pelaku tidak merespon dan dengan brutal menyerang korban meskipun kedua teman pelaku sempat mencegah, namun tidak dipedulikan pelaku dan terus membabi buta memukuli korban.

“Korban mengalami luka di mata, serta lecet di pipi kanan, tangan dan kaki. Kemudian korban melaporkan ke Polrestabes Semarang,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga yang melihat kejadian dan mendatangi, terlihat seorang pengendara motor. Diketahui ojek online juga sempat melerai namun juga hendak diserang pelaku.

Pemukulan sempat terhenti, namun korban yang duduk di trotoar masih juga dipukul dan ditendangi tubuhnya. Termasuk motor korban juga ikut ditendang, diinjak-injak.

“Pasal yang dipersangkakan pasal 351 KUHP, ancaman hukuman dua tahun delapan bulan,” paparnya.

Sementara, dihadapan polisi dan awak medis, pelaku mengatakan permasalahan tersebut dipicu saat mengendarai motor bersenggolan dengan kendaraan korban.

“Saya lawan arah. Kemudian saya berpapasan senggolan spion. Di bilang, pie to mas. Kemudian saya kerja tak hentikan. Tak pukuli. Awalnya saya minum ciu, di tempat tongkrongan, di dekat rumah di Puspowarno,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved